Guru Dilarang Tambah Libur, Zulinto Bakal Sidak Bersama Inspektorat

48
Kadisdik Kota Palembang H Ahmad Zulinto

Palembang, BP–Masa libur panjang semester ganjil serts peringatan Natal dan Tahun Baru sebentar lagi usai. Dan pada 6 Januari 2020 aktivitas sekolah pun wajib kembali aktif.

Bagi guru yang menambah waktu libur, pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang akan melakukan sanksi baik guru maupun pihak sekolah yang tidak berusaha mendisiplinkan para gurunya.

Kepala Disdik Kota Palembang H Ahmad Zulinto mengatakan, jumlah libur semester ganjil, natal dan tahun baru yang telah ditetapkan sudah dinilai cukup lama bagi siswa dan guru.

Baca Juga:  Koramil dan SMKN 8 Inisiasi Program Tolak Polusi Lewat Gerakan Penanaman Pohon

“Hari pertama masuk sekolah kita akan lakukan sidak ke Sekokah Dasar (SD) dan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) bersama Inspektorat,” ujar Zulinto, Kamis (2/1).

Zulinto menambahkan guru SD-SMP diharapkan tidak bandel dengan menambah sendiri waktu libur ini. Jika terjadi, pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada yang bersangkutan.

“Kalau terbukti, kita alan berikan sanksi administrasi dan teguran kepada yang bersangkutan,” ungkapnya.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Pertanyaan Belum  Cairnya Dana PSB untuk Sekolah Swasta  

Tak hanya itu, ia mengimbau guru dan siswa agar pintar memanfaatkan waktu libur dengan sebaik-baiknya.

Jika waktu diatur dengan baik semua urusan liburan dan keluarga akan terselesaikan dan tidak menambah waktu libur sendiri.

“Bagi yang sakit dipersilakan memberitahu dan dibuktikan surat keterangan dari dokter jika yang bersangkutan benar-benar sedang menjalani proses pemulihan ataupun istirahat sesuai prosedur dokter,” tegasnya.

Zulinto juga meminta kepada seluruh guru, pada saat masuk sekolah nanti guru harus sudah siap dengan perangkat pembelajaran, sehingga pada waktu itu tidak ada lagi yang namanya belum siap.

Baca Juga:  Antusiasme Peserta Lomba Tak Terbendung Museum SMB II Ramai Pengunjung

“Pembelajaran di Semester Genap harus sudah berjalan dan tak ada alasan pada hari pertama guru dan siswa belum siap, dan juga tidak ada lagi yang namanya kegiatan bersih-bersih paskah liburan, karena saat libur guru dan staf tidak libur begitu juga dengan petugas kebersihan, maka semua sudah siap,” pungkasnya. #sug

Komentar Anda
Loading...