Terkandala Dana, Sejak Dua tahun Terakhir Penelitian Balar Sumsel Turun

26
BP/IST
Balai Arkeologi (Balar) Sumatera Selatan (Sumsel) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar seminar arkeologi dengan tema “Sinergi Penelitian Arkeologi yang Berkelanjutan” di Hotel Amaris Palembang, Kamis, (28/11).

Palembang, BP

Balai Arkeologi (Balar) Sumatera Selatan (Sumsel) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar seminar arkeologi dengan tema “Sinergi Penelitian Arkeologi yang Berkelanjutan” di Hotel Amaris Palembang, Kamis, (28/11).

Seminar ini dihadiri oleh para arkeolog dan tamu undangan dari berbagai instansi daerah serta mahasiswa dan Komunitas-komunitas yang berminat di bidang Arkeologi ini.

Baca Juga:  Kopda M. Hibban  Syarbain Dapat asuransi Disability United Nation

Drs. Budi Wiyana selaku Kepala Balar Sumsel mengatakan, pada tahun ini ada delapan penelitian yang dilakukan dan juga ada beberapa tawaran penelitian yg telah diajukan.

“Tetapi, Setelah dua tahun terakhir  peneliti mengalami penurunan, Karena kurang mendukungnya keadaan dana untuk melakukan penelitian. Untuk tahun depan penelitian akan kami lakukan dibeberapa daerah seperti Pagaralam ,muara Jambi dan sekitarnya, kata ” Budi Wiyana.

Baca Juga:  4 Penelitian Desk Studi Balar Sumsel Dilakukan di Palembang

Menurut, Arkeologi sendiri merupakan ilmu yang mempelajari benda-benda tinggalan masa lampau. Umumnya data Arkeologi tidak hanya berupa benda namun juga dapat berupa data Tertulis.

Sedangkan, narasumber pada kegiatan  tersebut, Drs. Sonny Chr. Wibisono, M.A., DEA  peneliti ahli utama dari LITBANG disdikbud RI Jakarta. Dan  Drs. Roby, MBIT Ardiwidjaya, peneliti ahli utama, LITBANG, Disbudpar RI Jakarta, dan Sondang M.Siregar koordinator peneliti Balar Sumsel.#osk

Baca Juga:  'Apakah Benar dari Zaman Sriwijaya? Penemuan Barang Kuno Oleh Warga, Belum Ada Kajiannya'

 

 

Komentar Anda
Loading...