Soal Dugaan Kekerasan Siswa, Kepsek SDN 87 Penuhi Panggilan Disdik

40
Kepala SDN Dra Sumarti, MSi menunjukkan surat di gawainya sebagai kesepakatan damai dengan wali murid.

Palembang, BP

Kasus dugaan kekerasan siswa berinisial MI (12) oleh oknum guru di SD Negeri 87 Plaju Palembang yang pengakuan siswanya sempat viral kini mendapat sorotan dari Dinas Pendidikan.

Kasus yang menyeret oknum guru PNS juga membuat Dinas Pendidikan Kota Palembang memberi peringatan kepada Kepala SDN 87 Palembang Dra Sumarti, MSi.

Pasalnya, hari ini pihaknya memenuhi panggilan Disdik Kota Palembang lantaran dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum guru di sekolahnya.

Baca Juga:  Rusuh di Palembang, Ini Tanggapan Gubernur Sumsel

Kasi Kesiswaan SD Dinas Pendidikan Kota Palembang Dareni SPd MM mengatakan, pihaknya memanggil kepala sekolah untuk menjelaskan dan memberi peehatian atas kejadian tersebut.

“Ini merupakan suatu pelajaran bagi oknum guru SD N 87 Palembang khususnya dan guru di sekolah Dasar lain yang ada di kota Palembang agar kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi,” tegas Dareni, Jumat (18/10).

Lanjut dia, perlakuan seperti ini lah yang merusak citra para guru. Menurutnyq, guru adalah seperti seorang ibu apabila muridnya sudah berada di sekolah. Didik lah anak tersebut seperti anaknya, jangan di sakiti melainkan harus di sayangi.

Baca Juga:  Sultan Palembang Sambut Zuriat Sultan Mahmud Badaruddin II, Perkuat Silaturahmi dan Pelestarian Sejarah

“Tapi, Alhamdulillah kejadian yang tidak diinginkan ini sekarang sudah selesai secara damai antara kedua bela pihak secara tertulis dan ditandatangani diatas materai 6.000,”jelasnya.

Sementara itu dikatakan oleh Kepala SDN 87 Palembang Dra Sumarti MSi bahwa kejadian yang terjadi pada Sabtu (15/10) sekitar pukul 12.30 WIB.

“Pihak walimurid memang tak menuntut apa-apa, hanya saja meminta guru itu minta maaf. Dan hari ini gurunya sudah mendatangi walimurid yang bersangkutan. Sebenarnya saya ingin mendampingi, tapi hari ini saya penuhi panggilan Disdik untuk menyampaikan kejadiannya,” urainya.

Baca Juga:  Dua Pansus DPRD Sumsel Sampaikan Laporan Sementara Soal Potensi PAD Belum Optimal Hingga Masalah HGU dan Plasma

Menurutnya, antara walimurid, guru dan siswa saat ini sudah berjalan damai sebagaimana yang diharapkan. Ia berharap kejadian serupa di sekolahnya tak terjadi lagi.

“Saat ini memang sudah kita sanksi tertulis dan lisan,” pungkasnya. #sug

Komentar Anda
Loading...