Usulan Penambahan Penyertaan Modal PT SMSS Rp3 Miliar Bakal Kandas, Belum Ada Kajian Dan Analisis

Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Sutikno
Palembang, BP
Terkait rencana Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel) untuk melakukan penambahaan penyertaan modal untuk PT Sriwijaya Mandiri Sumatera Selatan (SMSS) sebesar Rp3 miliar.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumsel Agus Sutikno mengaku komisi III DPRD Sumsel belum menerima hasil kajian penambahan penyertaan modal tersebut.
“ Kita balikkan ke stetmen Kepal Biro Ekonomi itu , dia mengatakan, 2019 tidak ada penyertaan modal, terus ditambah lagi penyertaan modal itu harus didahului kajian dan analisisnya, sekarang semua itu belum ada,” katanya, Selasa (10/9).
Menurutnya politisi PPP dalam waktu dekat belum ada penambahan penyertaan modal terhadap BUMD milik Pemprov Sumsel.
Sedangkan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya terkait penambahan penyertaan modal untuk PT Sriwijaya Mandiri Sumatera Selatan (SMSS) sebesar Rp3 miliar dengan melakukan kajian mendalam terhadap manfaat dan rencana investasi dijelaskan bahwa berdasarkan peraturan daerah No 5 tahun 2016 dimana modal dasar PT SMSS sebesar Rp162.151,414.868 sedangkan modal yang sudah di setor Pemprov Sumsel dalam bentuk aset tetap sebesar Rp42.537.000.000 atau 26,23 persen.
“Dan bila ditambahkan penyertaan modal Rp3 miliar maka penyertaan modal Pemprov Sumsel baru 28,08 persen,” kata Mawardi dalam rapat paripurna DPRD Sumsel dengan agenda tanggapan Gubernur Sumsel terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi di DPRD Sumsel, Sabtu (7/9).
Penyertaan modal PT SMSS sebesar Rp3 miliar menurutnya dipergunakan untuk mengembangkan PT SMSS dalam transportasi darat, sungai dan keretaapi.
Dalam rangka percepatan pengembangan usaha PT SMSS membutuhkan pendanaan agar mengembangkan usaha tersebut dapat diimpelemtasikan segera mungkin guna melakukan pendekatan kepada calon tenand dan investor potensial untuk melakukan kerjasama dalam bentuk joint venture dan joint operation.#osk