“Kita Enggak Mau Seperti Jakarta, Uwong Palembang Kok Tersisihkan Oleh Orang Lain”

Sultan Mahmud Badaruddin IV, Djaya Wikramo RM Fauwaz Prabu Diradja SH Mkn
Palembang, BP
Hingga ini banyak orang –orang asli Palembang tersisihkan dari pembangunan di kota Palembang, akibatnya seni dan budaya Palembang banyak hilang.
Sultan Mahmud Badaruddin IV, Djaya Wikramo RM Fauwaz Prabu Diradja SH Mkn menilai memang sudah menjadi kewajiban Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk menjaga dan menghidupkan kembali “Uwong Asli Palembang” (orang Palembang asli).
“ Jangan sampai kita seperti Jakarta ada namanya orang betawi, ada budaya betawi tapi orang-orang betawi aslinya tersisihkan , kita enggak mau terjadi seperti di Jakarta, Uwong Palembang kok tersisihkan oleh orang lain yang mengambil sejarah dan budaya mereka, kalau bisa orang Palembang inilah berperan di negeri sendiri, dia berkarya di negeri sendiri dan pemerintah mempunyai kewajiban untuk mempertahankan budaya di kota Palembang dan tetap melestarikan namanya uwong-uwong Palembang,” katanya, Senin (9/9).
Menurut Fauwaz, dalam membangun orang Palembang bukan hanya orangnya saja tapi namanya orang Palembang termasuk budaya seperti rumah limas, cara sopan santun (bebaso) harus cepat dilestarikan pemerintah.
“ Saya lihat perhatian pemerintah kota masih kurang, mereka lebih terfokus pada proyek mercusuar seperti jalan , kesejahteraan dan lain-lain,” katanya.
Untuk itu menurutnya perlu adanya penguatan dari dalam Pemkot Palembang sendiri dengan adanya sifat yang baik sehingga akan membentuk pemerintahan yang baik pula.
“ Kalau pemerintah bisa membuat masyarakat senang, bahagia, pasti pemerintah juga akan baik,” katanya.
Untuk generasi muda agar mencintai seni dan budaya Palembang, menurutnya perlu sering diadakan kegiatan seni dan budaya Palembang.
“ Tujuannya dengan kegiatan –kegiatan budaya ini, mereka mengetahui budaya yang ada, karena setelah hampir 180 tahun diacak-acak oleh Belanda budaya kita banyak yang hilang , kita bisa mengumpulkan sedikit demi sedikit budaya yang ada, jadi jangan sampai hilang lagi tapi kita lestarikan,” katanya.#osk