Evaluasi Karhutla Sumsel

50

Palembang, BP

Rapat Evaluasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) TA. 2019 berlangsung di Posko BPBD Satgas Karhutla Prov. Sumsel Jalan. Gubernur H. Asnawi Mangku Alam, Palembang. Selasa (27/8) pukul. 10.00 .

Hadir dalam rapat evaluasi karhutla tersebut, Staf Ahli BNPB Masda TNI (Purn) Abdul Muis, Asops Kasdam II/Swj Kolonel Inf M. Asmi, psc., S.E., Kasiops Korem 044/Gapo Mayor Kav Delvy Marico., Kadis Ops Lanud SMH Palembang Letkol Pas Iyan Rusdian, S.E., dan Kalaksa BPBD Sumsel Iriansyah.

Baca Juga:  Ir H Eddy Santana Putra MT Anggota Komisi V DPR RI Kunjungi SMKN 5 Palembang

Pada kesempatan tersebut, Kalaksa BPBD Sumsel Iriansyah menyampaikan bahwa, BPBD Sumsel telah dua kali mengusulkan ke BNPB untuk melakukan TMC untuk mencegah meluasnya karhutla di wilayah Sumsel.

“Saat ini tim ahli sudah berada di Sumsel untuk melakukan survei potensi hujan. Ada dua kabupaten yang masih terjadi karhutla yakin di Musim Banyuasin (Muba) tepatnya di Bayung Lincir Desa Sungai Medak dan di OKI daerah Tulung Selapan”, ujarnya

Baca Juga:  Gema Keadilan Palembang Ingin Lahirkan Pemimpin Muda Yang Isi Kepemimpinan di Palembang

“Saat ini, tim Satgas Darat dan Udara terus melakukan upaya pencegahan dan pemadaman karhutla, dibantu Manggala Agni dan masyarakat”, imbuhnya.

Sementara itu, Asisten Operasi Kasdam II Sriwijaya Kolonel Inf M. Asmi mengatakan bahwa, saat ini tim Satgas Darat telah membuat sekat-sekat kanal untuk mencegah meluasnya karhutla.

“Keterbatasan sumber air menyulitkan satgas darat untuk melakukan pemadaman, sampai saat ini Satgas Darat tetap siaga di pos masing-masing untuk melakukan patroli pencegahan dan pemadaman”, ujarnya.

Baca Juga:  Sebar Alat Pemadam 287 Unit Untuk Daerah Rawan Karhutla

Pada bagian lain, Staf Ahli BNPB Masda TNI (Purn) Abdul Muis dalam arahannya mengatakan bahwa, penyebab kebakaran hutan dan lahan, 99% perbuatan manusia dan 1% karena faktor alam. Hal ini dikarenakan manusia ingin memenuhi kebutuhan hidup dan kurangnya lahan pekerjaan.

Terkait hal itu, ia menekankan kepada para Ketua BPBD dan perangkatnya yang ada di provinsi dan kabupaten agar mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membakar lahan gambut untuk membuka perkebunan.#osk

Komentar Anda
Loading...