Batalion 8 (IV) -RS OVW di Perang Lima Hari Lima Malam

145

Oleh : Dudy Oskandar, Jurnalis

DIDIRIKAN : 20-09-1945 di Weert
Berangkat dari Inggris: 11/30/1945 Aldershot
Berangkat dari Hindia: 31-12-1945 a / b “Alcantara”
Tiba di Malaka: 29-01-1946 Chaah, Sagil
Kedatangan Celebes: 19-03-1946 Menado,
21-03-1946 Morotai

Kedatangan N-Guinea: 25-03-1946 Hollandia
Ditambahkan ke: T.T.C. N-Celebes, New Guinea, Maluku Utara,
T.T.C. Bali-Lombok, * Sumatra Selatan

Dikelompokkan oleh: W-Brigade, * Y-Brigade

Area aksi: Great East, Bali, * Palembang, * Lahat

Komandan: Mayor A.J. van Raalte 20-09-1945 / 01-09-1946
Mayor A.A. de Lindt 01-09-1946 / 01-09 1947
Mayor P. de Kam 01-09-1947 / 10-08-1948

Dipulihkan kembali: 21-06-1948 a / b “Indrapoera”
27-07-1948 tiba di Rotterdam

Dibunuh: 20 orang

 

BATALION 8 (IV) -RS OVW terdiri dari  orang-orang yang berasal dari berbagai daerah di Belanda,  di mana batalion itu dilengkapi dengan peralatan yang diperlukan, batalion ini berangkat  Ke Hindia Belanda sejak komandan Komando Asia Tenggara (SEAC), laksamana Mountbatten, telah memerintahkan pelarangan pendaratan pasukan di Jawa dan Sumatra untuk pasukan Belanda mulai 2 November 1945.

Baca Juga:  Polda Sumsel Kirim 100 Personel Brimob ke Papua

Akhirnya mereka pindah ke Malaka. Larangan ini dicabut pada Maret 1946. Di Malaka, Batalyon ditugaskan ke Brigade-W dari 15 Februari hingga 9 Maret 1946.

Pada bulan Maret 1946, batalion ini berangkat ke Menado, Sulawesi Utara. Dari sana, batalion ini dibagi ke Timur Besar untuk melakukan tugas pengawasan. Bagian dari batalion ini di sebar ke Menado, Morotai, Hollandia, dan Merauke. Sorong, Manokwari dan Halmahera.

Pasukan ini kemudian dikumpulkan pada 23 Juli di Bali. Di sini batalion ini bersama Inf. X, XI dan XII KNIL (Gadjah Merah) dipertemukan di dalam Y-Brigade.

Setelah melaksanakan tugas pengamanan di Bali, batalion ini berangkat ke Palembang pada 24 Oktober. Karena daerah ini sebagian berada di tangan TNI. Negosiasi yang alot di garis demarkasi meningkatkan ketegangan antara kedua pihak di Palembang.

Pada tanggal 31 Desember 1946 meletuslah pertempuran di Palembang yang merupakan dalam rangkaian perang lima hari lima malam (operasi “Continentenplan”).

Baca Juga:  Dusun Sembilang Penjaga Tradisi Simbur Cahaya

Setelah pertempuran sengit, di mana pertempuran sengit terjadi di rumah sakit Charitas dan di Javabank, akhirnya gencatan senjata diumumkan pada 5 Januari 1947 dan garis demarkasi ditetapkan.

Selama aksi polisi pertama ( agresi militer I ) , pada tanggal 21 Juli 1947, batalion ini harus menduduki ladang batubara di Boekit Assam, Moearaenim dan Lahat (Operasi Utrecht). Namun pergerakan pasukan ini tertahan akibat kebakaran hebat di sepanjang jalan menuju Praboemoelih, namun batalion ini tetap berada di posisi awal di Merapi.

Hari berikutnya, batalion menuju Batoeradja, yang berhasil diduduki setelah perjalanan yang sulit karena banyak jembatan yang putus.
Dengan sebuah perusahaan sebagai pendudukan di Batoeradja, sebelumnya pasukan ini harus menanggung beberapa serangan, penguasaan berlanjut pada 26 Juli terhadap Lahat. Pada hari yang sama batalyon ini mencapai Soegihwaras dan menjinakkan ranjau di Tandjoeng Enim dan Boekit Assam. Kemudian pergi ke Lahat.

Baca Juga:  Kisah Tujuh Pasukan Belanda Yang Hilang dan Tewas di Pedalaman Sumatera Selatan

Tugas ini batalion ini berakhir pada 29 Juli 1947. Batalion sempat ditugaskan di antara Lahat dan Moearaenim sebagai zona patroli.

Pada tanggal 1 Juni 1948, masa tugas batalion ini berakhir dan tanggal 10 Juni 1948 mereka berangkat ke Batavia untuk di pulangkan.

Sumber:

1. Kam, P. de, Het reizende bataljon : herdenkingsboek 8 RS. stoottroepen en KNIL (Gadja Merah) in de Y-brigade 1944-1948. Hilversum, 1996; 282 blz. In deze uitgave ruim aandacht voor de periode voorafgaand aan en rond de Eerste Politionele Actie.
2. Janssen, J.A.M.M., P.M.H. Groen en C.M. Schulten, Stoottroepen 1944-1984. Utrecht, 1984; 160 blz. Negen bataljons van het in 1944 opgerichte Regiment Stoottroepen dienden vanaf 1945 in Nederlands-Indië. Eén hoofdstuk is gewijd aan hun optreden in de jaren 1945-1950.
3. www.indie-1945-1950.nl

Komentar Anda
Loading...