Mantan Predator Arema Cetak Hattrick di Alex Noerdin Cup

18

Lahat, BP

Timnas All Star pesta gol melawan tim Selection All Star Lahat A di Stadion Gelora Serame, Lahat, Rabu (9/1). Tim besutan Nasir Salassa menang telak 6-0.

Di laga ini, mantan striker Arema Achmad Junaidi mencetak hattrick menit ke-29, 55 dan 74. Masing-masing satu gol disumbang Eddy Sofyan (Ketum Badan Sepakbola Rakyat Indonesia) menit ke-32, Amirul Mukminin menit ke-41 dan Mahyadi Panggabean menit ke-71.

Usai pertandingan, Pelatih Kepala Timnas All Star Nasir Salassa mengatakan cukup puas dengan kerja anak asuhnya.
Tapi lawan tiga level dari anak asuhnya membuat permainan memang timpang. Anak asuhnya menguasai sepanjang pertandingan.

Baca Juga:  Pangdam II Sriwijaya dan Forkopimda Sumsel Gelar Upacara HUT Ke 76 TNI

Timnas All Star terlalu kuat bagi tim Lahat Selection. Tapi, pertandingan cukup menghibur bagi masyarakat Lahat.

“Penyelesaian akhir baik, tapi sulit juga lihat itu karena lawan memang jauh dibawah pemain Timnas,” katanya.

Nasir juga memberikan pujian pada kualitas lapangan di Lahat. Di laga ini, anak asuhnya bermain cukup enjoy karena memang tanah cukup rata dan rumput juga lumayan tebal.

Baca Juga:  DPRD Sumsel Bahas Tiga Raperda Strategis, Sekda Edward Candra Dengarkan Pandangan Fraksi

Pemain sama sekali tidak kesulitan menerapkan taktik dan strategi yang disiapkan sebelum pertandingan.

“Sekarang kita istirahat, karena Jumat nanti menyisakan satu laga lagi melawan tim lokal Lahat,” ucapnya.

Sementara tim Selection All Star Lahat Iwan tak bisa berkata banyak. Dia mengatakan, jika anak asuhnya kalah kelas dari pemain legenda Timnas All Star.

Pemain Timnas All Star punya skill dan pengalaman. Sentuhan pemain dan koordinasi sangat baik. Meski Wijay dan kawan-kawan baru tergabung dalam tim dan anak asuhnya lebih lama, Timnas All Star lebih kompak.

Baca Juga:  Anggota DPRD Kota Palembang Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Ali Subri Jabat Ketua Sementara

“Tapi meski kalah, pemain sudah berikan yang terbaik. Apa yang mereka lakukan sekarang sudah sangat maksimal. Persiapan kita juga sangat minim,” jelasnya.

Dalam satu pekan anak asuhnya memang rutin lakukan dua sampai tiga kali. Tapi itu hanya latihan buat senang-senang saja, bukan untuk level seperti melawan legenda Timnas.

“Itu jadi pengalaman bagi kita, ini laga persahabatan yang sangat menghibur,” ujarnya. #zal

Komentar Anda
Loading...