Gebyar Peringatan Hari Santri di Palembang Meriah

68

Palembang, BP

Peringatan hari santri nasional di Palembang berlangsung meriah. Acara diawali dengan pawai yang diikuti puluhan ribu peserta, Sabtu (20/10).

Pawai santri diawali di halaman DPRD Sumse, diikuti lebih dari 10 ribu peserta dengan menyusuri Jalan Kapten A Rivai, Jalan Radial, dan masuk lagi finish ke halaman DPRD Sumsel.

Masih gebyar hari santri dilanjutkan dengan pelatihan kewirausahaan di Aula Pesantren ArRahman. Salah satu pembicara, Ahmad Zainuddin, pengusaha yang tergabung dalam Indonesia Islamic bisnis forum dari Indramayu, mengemukakan, sukses itu adalah iman plus strategi. Apakah iman dan strategi berbanding lurus? Kadang kadang bertabrakan.

Baca Juga:  Gelar Halal Bi Halal, Alumni SMA YPI Tunas Angkatan Tahun 1995 Berharap  Terus Jalin Komunikasi dengan Sekolah

Pertama harus memperbesar karakter, jangan kekanak-kanakan, jangan seolah olah jadi korban. Puncak dari kesuksesan itu disiplin. Disiplin diri, menjadi pembelajar terbaik, melakukan kebaikan setiap hari, karena kebaikan akan menarik kebaikan yang lainnya. Memimpin dengan keteladanan, meningkatkan takwa dari waktu ke waktu.

Ada disiplin umat, membangun umat , bangsa dan negara dalam satu tarikan napas. Jika engkau mengejar harta akan menjadi budak harta, padahal tidak berharta, jika mengejar kekuasaan akan mendapatkan budak kekuasaan padahal benar benar tidak berkuasa. Harusnya kita mengejar Allah akan menjadi hamba Allah dan harta serta kekuasaan akan mengejar kita.

Baca Juga:  Pemilihan Putra Putri Palembang Darussalam Momen Perkuat Marwah Palembang 

Menurut ustadz, lima karakter sukses, yakni mencintai apa yang dilakukan, sampai dimana titik ketahanan Anda. Diputar video kuncinya jangan pernah menyerah dan harus yakin untuk mendapatkan cita cita.

Yakin itu berbanding lurus dengan kesuksesan itu sendiri.

Dalam berbisnis dimulai dari yang kecil , harusnya kalau pasar sudah dibentuk maka industri bisa dibikin. Persoalannya di pasar, jika pasar dibentuk jual apa bisa. Ketertarikannya dimana, cari kakap di kolam yang kecil. Apa yang menjadi keyakinan kita dilakukan. #fir

Baca Juga:  Tingkat Kecakapan Digital, Modal Bangkit dari Pandemi

 

Komentar Anda
Loading...