DPRD Sumsel Sesalkan Sosok SMB II Dan Balaputeradewa Dibuat Pegang Kamera dan Smartphone

34
BP/IST
Sultan Mahmud Badaruddin II dan Balaputeradewa yang diilustrasikan memegang kamera dan smartphone di bandara SMB II Palembang

Palembang, BP

Gambar Sultan Mahmud Badaruddin II dan Balaputera Dewa ini dipasang di depan pintu masuk Sky Bridge dalam ukuran besar. Dalam gambar tersebut sosok Sultan Mahmud Badaruddin II dan Balaputera Dewa diilustrasikan secara kekinian.

Sultan Mahmud Badaruddin II tampak sedang memegang kamera dengan posisi seperti hendak memotret sesuatu. Sementara Balaputera Dewa terlihat memegang smartphone. Di sisi kanan gambar tersebut terdapat tulisan, “Welcome to Palembang, The Land of Sriwijaya, The Capital City of South Sumatra”, gambar tersebut disesalkan oleh pihak DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) dan Dewan Kesenian Palembang (DKP).

Baca Juga:  24 April Hingga 1 Juni, Bandara SMB II Palembang Tidak Operasikan Penerbangan

Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) yang juga Sekretaris Komisi V DPRD Sumsel sekaligus salah satu Putra kelahiran Palembang Darusalam menyesalkan, pembuatan Gambar Sultan Mahmud Badaruddin II yang dibuat sambil memegang HP seperti yg ada di Stasiun Sky Bridge Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II.

Hal ini tidak sesuai dengan kearifan lokal yg ada di wilayah yg pernah menjadi salah satu Peradaban Islam yaitu kerajaan Palembang Darusalam.

Menurutnya Sultan Mahmud Badaruddin II (Dilahirkan di Palembang, 1767, dan wafat di Ternate, 26 September 1852).

Baca Juga:  Kadisbudpar Sumsel  Aufa Syahrizal Sarkomi Mohon Pamit , Masuki Masa Purnabakti

Beliau merupakan pemimpin kesultanan Palembang-Darussalam selama dua periode (1803-1813, 1818-1821), setelah masa pemerintahan ayahnya, Sultan Muhammad Bahauddin (1776-1803)

Seharusnya menurutnya Pemerintah Provinsi Sumsel dalam hal ini Dinas Kebudyaan dan Pariwisata Sumsel dapat menjaga kearifan lokal masyarakat Palembang Darussalam.

“Terkait hal tersebut kami akan meminta penjelasan baik itu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel maupun ataupun pihak terkait lainnya,” katanya, Rabu (1/7).

Hal senada dikemukakan Ketua Dewan Kesenian Palembang (DKP) Vebri Alintani mengatakan,  kalau pihaknya sudah megkomfirmasi masalah ini ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, bahwa Gambar Sultan Mahmud Badaruddin II dan Bala Putra Dewa bukan dari instansi ini tetapi mungkin dari pihak Bandara UP II. Mnurutnya, gambar ini tidak pantas, melanggar etika yang dipahami oleh masyarakat Kesultanan Palembang Darussalam dan melecehkan karakter kedua tokoh ini.

Baca Juga:  Pemalakan di Macan Lindungan  Yang Videonya Viral Diringkus

“Hingga saat ini gambar Sultan Mahmud Badaruddin II hanya ada satu bentuk separuh badan, dan tidak ada bentuk lain. itu dibuat untuk kepentingan pengajuan Pahlawan Nasional ketika itu dengan cara dilombakan dan studi yang jelas,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...