Pemkot Palembang Terima 900 CPNS
Palembang, BP — Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 yang diwacanakan akan dilakukan pasca Pilkada ini, masih menunggu jadwal resmi dari pusat. Hanya saja penerimaan untuk CPNS Kota Palembang diperkirakan sekitar 900 sesuai dengan jumlah PNS yang pensiun.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, formasi secara resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) belum ada. Hanya saja diperkirakan sesuai dengan jumlah PNS yang pensiun.
“Belum ada formasi untuk Palembang. Hanya saja informasi sementara dari Kemenpan RB penerimaan di Palembang sesuai jumlah PNS yang pensiun sekitar 900 orang,” katanya, Rabu (25/7).
Ia mengatakan, saat ini pihaknya juga sedang menunggu jadwal resmi pendaftaran. Sebab yang mengeluarkan nantinya adalah BKN pusat. “Jadwal dan persyaratan semuanya dari BKN,” ujarnya.
Dewa mengatakan, jumlah tersebut tidak sesuai dengan pengajuan sebelumnya kepada Kemenpan RB. Pihaknya sudah mengusulkan beberapa kali untuk penerimaan CPNS kepada Kemenpan RB. Sebanyak 3000 formasi yang sangat dibutuhkan di Palembang.
“Sebelumnya kita sudah lakukan pemetaan kebutuhan pegawai, dari sekitar 3000 itu memang paling banyak kebutuhan guru. Sudah tiga atau empat tahun ini kita usulkan ke Kemenpan tapi belum ada pembukaan untuk Palembang,” katanya.
Untuk saat ini, lanjutnya, nampaknya jumlah usulan itu belum disetujui dan Menpan hanya menyesuaikan dengan jumlah PNS yang pensiun. “Dari jumlah yang disetujui, kita prioritaskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar dan kesehatan,” katanya.
Kemenpan RB mensyaratkan pemberian formasi kepada daerah jika proporsi belanja langsung dan tidak langsung pada APBD daerah seimbang atau lebih besar belanja langsung dari pada tidak langsung.
Kepala Bappeda dan Litbang Kota Palembang, Harrey Hadi sebelumnya mengatakan, jika proporsi belanja langsung dan tidak langsung Palembang sudah sangat bagus. “Proporsi belanja langsung dan tidak langsung APBD tahun 2018, untuk yang langsung 54,44 persen dan belanja tidak langsung 45,56 persen dari total anggaran Rp3,491 triliun,” katanya. #pit