Setjen DPR Siap Memfasilitasi Kegiatan IPPP

Jakarta, BP–Deputi Persidangan Setjen DPR Damayanti menyatakan siap memfasilitasi kegiatan Indonesia Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) on Human Development and Maritime Sustainability yang berlangsung di Grand Hyatt Jakarta, 23-24 Juli 2018.
“Kita siap untuk menyelenggarakan IPPP. Kita urus mekanisme dan fasilitas yang ada. Hari Minggu kami mulai ada bilateral meeting. Senen ada konferensi dan Selasa penanaman pohon di DPR,” ujar Damayanti di ruangan wartawan DPR, Jakarta, Jumat, (20/7).
Menurut Damayanti, kegiatan ini merupakan inisiatif DPR sebagai upaya mendukung diplomasi pemerintah mencari terobosan baru untuk mengembangkan kerja sama kemitraan di berbagai bidang, khusunya ekonomi, dengan negara-negara di Kawasan Pasifik. Karenanya, DPR selaku tuan rumah telah menyediakan fasilitas yang dapat menunjang keberhasilan kegiatan tersebut.
Dirjen Asia Pasifik Kemlu, Desra Percaya menuturkan, Kemlu siap membantu pelaksanaan pertemuan penting ini. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kerjasama antara negara Pasifik.
“ Kemlu membantu pelaksanaan pertemuan penting ini. Termasuk substansi, yang perlu ditekankan ini pertemuan parlemen pertama Indonesia dengan negara Pasifik. Ini inisiatif indonesia, ini adalah sinergi yang baik antara legislatif dan eksekutif,” kata Desra.
Desra menambahkan, tantangan negara Asia Pasifik memiliki kesamaan yakni perubahan iklim karena rentan terhadap global warming. Karena kesamaan tantangan itulah maka perlu ada sinegritas dalam penyelesaian secara bersama, karena itu sidang IPPP ini menjadi sangat penting.
“Pertemuan IPPP ini menjadi penting untuk merespon apa yang jadi keprihatinan dan ancaman negara pasifik. Kita bisa bangun pilar kemitraan ke depan, seperti blue economy yakni manusia bisa manfaatkan laut untuk kesejahteraan manusia,” jelasnya.
Selain substansi pertemuan, lanjut dia, hal teknis penyelengaraan yang dikoordinir Setjen DPR juga berkomitmen turut membantu peningkatan capacity building di Sekretariat Parlemen negara-negara Pasifik, antara lain melalui pelatihan, workshop dan vocational training. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan people-to-people contact sehingga masyarakat Pasifik bersikap lebih bersahabat terhadap Indonesia. #duk