RS AK Gani Dituding Tolak Layani Masyarakat Miskin

RS dr AK Gani
Palembang, BP–Betapa kecewanya M Iqbal, warga Kertapati, Kecamatan SU I, Palembang, lantaran ibunya, Darmi (65), yang mengalami sakit ditolak dilayani di Rumah Sakit (RS) dr AK Gani Palembang.
“Ibu saya itu kecapean, tadinya dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah lalu dirujuk ke Rumah Sakit dr AK Gani, siang tadi. Dengan rujukan itu kami ditolak, alasan mereka tidak ada kamar,“ kata Iqbal, Minggu (25/12).
Selain itu pihak RS dr AK Gani beralasan kalau RS dr AK Gani pelayanannya di bawah standar RS Muhammadiyah yang tipe C.
Iqbal menyesalkan pelayanan dari RS dr AK Gani. Menurutnya, ibunya harus dilayani dulu di ruang UGD, namun ternyata belum apa-apa sudah langsung ditolak pihak RS dr AK Gani.
“Daripada ibu saya mengeluh dan tidak diperiksa perawat sana, saya bawa pulang saja dan dirawat bidan di rumah,” katanya,
Atas kejadian ini ia berharap pihak rumah sakit akan menyamakan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita sebagai manusia layani dulu, ini menyangkut nyawa manusia, mungkin mereka anggap kita miskin,” katanya sembari mengaku memiliki kartu BPJS kesehatan namun saat di RS dr AK Gani kartu BPJS kesehatan tidak ditunjukkan karena sudah ada rujukan dari RS Muhammadiyah.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) dr AK Gani Kol Ckm dr Ismi Purnawan, Sp JP ketika dihubungi, Minggu, mengatakan salah kalau pihak RS Muhammadiyah merujuk yang bersangkutan ke RS dr AK Gani yang sama-sama RS tipe C.
“Merujuk itu ke atas bukan sejajar,seperti RSMH, RK Charitas atau RS Siti Khodijah,” katanya,
Dia juga membantah tudingan kalau pihak RS dr AK Gani menolak pasien.
“Yang pasti pasien dari rumah sakit tipe B seperti RS Muhamadiyah tidak boleh dirujuk ke rumah sakit tipe C seperti RS AK Gani. Kedua, kalaupun dari rumah sakit tipe B ke tipe B itu paling tidak itu rujukan harus memiliki fasilitas kesehatan sesuai penyakit yang lebih bagus,” katanya.
Selain itu, menurutnya, Ibu Darmi memang datang ke RS dr AK Gani dan kondisinya bagus dan sudah diperiksa dokter dari RS dr AK Gani dan sudah dikasih obat.
“Ibu Darmi kalau mau dirawat tidak masalah, kita rawat,” katanya. #osk