Longsor Dan Banjir Bandang Di OKUS , Satu Warga Meninggal Dunia, Dua Luka-Luka

Suasana bencana longsor dan banjir bandang di dua desa yakni Desa Cukohnau dan Desa Pulau Kemuning Kecamatan Sungai Are, Muaradua, OKU Selatan, inzet para korban
Palembang, BP
Intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) mengakibatkan bencana longsor dan banjir bandang menerjang di dua desa yakni Desa Cukohnau dan Desa Pulau Kemuning Kecamatan Sungai Are, Muaradua, OKUS.
Akibat kejadian 3 orang menjadi korban. Satu meninggal dunia dan dua orang luka-luka. Kemudian satu bangunan jembatan gantung hanyut diterjang banjir.
Warga Muaradua , Syamsul Fikri mengatakan, akibat derasnya hujan yang melanda wilayah Kecamatan Sungai Are, Kabupaten OKUS, menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor yg menimpa desa lain di daerah ini.
“Selain menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka, peristiwa ini juga merusak rumah warga serta lahan pertanian. Kejadian berlangsung sejak pukul 16.00 hari ini,” katanya.
Sedangkan Camat Sungai Are, Alkaf Najmi mengatakan, bahwa terdapat dua bencana pada sore tadi.
“Memang benar terjadi longsor di Desa Cukonau Kecamatan Sungai Are dengan yang menimpa rumah warga, satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka,” katanya.

Selain bencana longsor tersebut menurutnya , ada pula bencana banjir bandang di Desa Pulau Kemuning Kecamatan yang sama. Tidak ada korbam jiwa dalam banjir bandang tersebut.
Akan tetapi jembatan gantung yang baru saja selesai dibangun melalui dana APBD Dana Desa (DD) ikut terhanyut.
“Banjir bandang juga terjadi di Desa Pulau Kemuning Kecamatan Sungai Are juga, menyebabkan jembatan yang baru saja di bangun hanyut,” katanya. #osk