Segera Padamkam Lahan Jika Terbakar

Palembang, BP
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin menjelaskan, untuk mencegah lahan terlantar agar tidak terbakar dinilai sulit namun yang terpenting kalau terbakar segera bisa di padamkan.
“Ogan Ilir sering sekali khan tapi sudah terbukti berkali-kali, terbakar , kita padamkan ,” katanya usai rapat paripurna DPRD Sumsel, Senin (25/9).
Menurutnya, lahan terlantar siapa yang menjaga ,” Kalau dia berada di perkarangan mertuo kita, pacak mertuo kita yang jago, tapi kalau jauh ya bagaimana,” katanya.
Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Penanggulangan Bencana, Yulizar Dinoto didampingi Plt Kepala BPBD Sumsel Iriansyah mengatakan, pihaknya tidak ingin “kecolongan” terjadi kebakaran lahan dan hutan di Sumsel yang cukup besar, diperubahan musim ini.
Sehingga, mulai dari Satgas darat tetap maksimal, posko maksimal, kekurangan alat ditambah, satgas udara maksimal, dan patroli ditingkatkan.
“Kewaspadaan juga harus maksimal, jangan hari- hari terakhir ada kebakaran. Untuk patroli udara akan kita tingkatkan tensinya hingga 2 kali lipat. Dimana selama ini pagi dan siang, nanti sore juga akan dilakukan, jika ada titik api maka akan dipadamkan melalui water boombing,” katanya.
Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan kembali berlangsung di Sumatera Selatan dipicu oleh puncak musim kemarau pada 11-18 September 2017 di Ogan Ilir dan Muaraenim.
Kali ini, kebakaran tidak hanya di lahan gambut tapi telah merembet ke tanah mineral di Muara Belida, Muaraenim, yang diperkirakan telah menhanguskan lahan seluas 150 hektare.#osk