Semester I 2017, 284 Warga Sumsel Tewas Akibat Kecelakaan Lantas

20

Palembang, BP
Dalam kurun waktu Januari-Juni 2017, tercatat ada 559 peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan. Akibat kejadian tersebut, 284 orang meninggal dunia.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Raden Slamet Santoso berujar, berdasarkan data pihaknya, total kejadian tersebut pun menyebabkan 288 orang mengalami luka berat dan 1.141 orang menderita luka ringan.

“Berdasarkan evaluasi perbandingan pada periode yang sama semester I tahun 2016, jumlah ini mengalami penurunan sebesar 10 persen,” ujarnya, Jumat (14/7).

Baca Juga:  Kapolda Sumsel Pantau Tes Penerimaan Bintara Polri

Untuk usia korban yang meninggal akibat lakalantas tersebut, dikatakan Raden, merupakan usia produktif dari 20- 30 tahun dan didominasi oleh pria. Yang mengalami kecelakaan pun didominasi oleh kendaraan roda dua.

“Penyebab kecelakaan tersebut ada empat hal. Yaitu faktor kendaraan, kelalaian pengemudi, cuaca dan kondisi jalan,” ungkap dia.

Daerah yang banyak terjadi kecelakaan yakni Kota Palembang, Kabupaten Muaraenim, dan OKU Timur. Sementara di OKU Selatan dan Lubuk Linggau diketahui jumlah kecelakaan menurun dari periode yang sama pada tahun 2016.

Baca Juga:  Zulkifli Hasan Ingatkan Anggota DPRD Se- Sumsel dari PAN Jangan Disorientasi

Sementara itu, pihaknya pun telah melakukan sebanyak 62.538 penindakan tilang.

Untuk menekan angka itu, pihaknya  telah melakukan berbagai upaya pencegahan. Salah satunya dengan lebih gencar lagi mensosialisasikan keselamatan dalam berkendara, dan menggelar razia.

“Kita melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih menaati aturan dalam berkendara. Seperti penggunaan helm sebagai pelindung kepala, motor standar, hingga kelengkapan surat menyurat,” jelasnya.

Kemudian, masih dikatakan Raden, pihaknya juga memetakan sekaligus menempatkan personil lalu lintas di sejumlah titik – titik rawan kemacetan di Sumatera Selatan pada umumnya dan Palembang pada khususnya.

Baca Juga:  Abdul Kohar Ruslam Jabat Ketua PW PII Sumsel

“Untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, kita lakukan berbagai tindakan dan antisipasi. Karena, awal mula dari kecelakaan berawal dari pelanggaran,” tuturnya.

Sedangkan, untuk masyarakat yang berada di pedesaan, pihaknya melakukan sosialisasi tata cara berlalu lintas yang baik dan benar dengan mengandeng Babinkamtibmas.

Raden berharap dengan banyaknya kegiatan rutin yang digelar dapat meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas di Sumatera Selatan. #idz

Komentar Anda
Loading...