Strategi Mendulang Suara, PPP Sumsel Bidik Generasi Z
Palembang, BP
Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Selatan (Sumsel) , Agus Sutikno mengajak seluruh pengurus PPP menyadari kalau saat ini dunia sudah berubah dan PPP sudah berubah. Karena menurutnya tahun 2017 adalah akhir tahun konsolidasi.
Menurut Agus tantangan tahun 2018 dan 2019 berubah, karena PPP Sumsel tahun 2014 lalu perolehan suara tidak lebih dari 6,8 persen .
Karena itu menurut Agus apa yang digarap tidak sama dengan pesta demokrasi sebelumnya.
Seperti melakukan pendekatan kelompok pengajian, kelompok masyarakat, kelompok kepentingan tapi tidak pernah melirik kelompok mana yang memberikan sumbangan suara siknifikan ke PPP Sumsel.
“Pengurus itu tidak bisa memenangkan pemilu. Namun yang memenangkannya adalah kelompok yang tidak setia kepada partai. Orang politik menyebutnya swing potter, dia tidak harus memakai jas merah, jas kuning, dan jas hijau, dia tidak harus mengantungi KTA, kelompok inilah yang sebetulnya pada titik terakhir akan memenangkan pemilu baik pemilukada seperti di DKI Jakarta, ternyata pemilukada tidak merupakan agregasi dari total partai pendukung, partai pendukung 11 kalah dengan partai pendukung 3, karena memang pilihan itu bukan gabungan dari perolehan suara partai itu membuktikan ternyata suara mengambang atau swing potter inilah yang menjadi penentu pemenang pemilu baik pemilukada dan pemilu legislatif,” katanya.
Dan swing potter itu 30 persennya menurutnya adalah generasi Z yang merupakan generasi yang lahir antara tahun 1995 sampai 2010.
“Kenapa kita harus lihat generasi Z itulah yang sekarang menjadi kue, menjadi gadis cantik yang diperebutkan kontestan pemilu karena warnaya tahun 2019 nanti mereka semua masuk sebagai pemilu apakah pemilu kedua atau pemilu pemula,” katanya.
Selain itu, menurut Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumsel generasi Z itu tanda-tandanya melek komputer, melek digital, dan disebut netizen.
Dengan fokus terhadap suara dari generasi Z, PPP Sumsel menargetkan bisa memenangkan pemilihan kepala daerah serentak 2018 di tiga daerah dari sembilan pilkada kabupaten/kota di Sumsel.
“Dari sembilan daerah yang akan melaksanakan pilkada tersebut tentu kita mempunyai peluang untuk menang di tiga daerah yaitu Muaraenim, Prabumulih dan Banyuasin,” katanya.
Untuk pembukaan pendaftaran calon kepala daerah di sembilan kabupaten/kota di Sumsel rencananya dilaksanakan pada 10 Juni mendatang.
“Pada rapat pimpinan wilayah ini kita juga akan membahas mengenai pilkada tersebut selain konsolidasi partai,” katanya.
Sedangkan Sekretaris DPW PPP Sumsel Rizal Kenedi memastikan kalau PPP sudah siap untuk menghadapi pemilu 2019.
“Tadi kita juga sudah melaksanakan buka puasa bersama untuk silaturahmi pimpinan wilayah dan pengurus cabang PPP se-Sumsel dan dilanjutkan dengan rapat pimpinan wilayah,” katanya.
Menurutnya rapat pimpinan wilayah ini menindaklanjuti rapimnas untuk konsolidasi partai dalam menghadapi pemilu 2019 nanti dan juga membahas pilkada serentak 2018. #osk