Basket Sumsel Dilirik NBA
Palembang, BP
Banyak hal mengenai seputar olahraga di Sumatera Selatan yang dipaparkan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin saat menggelar telekonfrensi bersama Jr NBA New York dan Hongkong, di Griya Agung Palembang, Rabu (1/2) malam.
Misalnya, kelengkapan fasilitas olahraga dan potensi atlet di Sumsel yang kini kian menjadi sorotan mancanegara. Selain itu, olahraga basket yang dibahas membuat pihak NBA kagum dan melirik atlet basket yang ada di Sumsel.
Dalam kesempatan itu, Alex Noerdin memaparkan kelengkapan fasilitas olahraga yang dimiliki Sumsel, termasuk perkembangan olahraga basket dengan pengurus NBA di Hongkong, yakni Jim Wong dan pengurus NBA di New York, yaitu Rushia dan Troy Justice.
“Sumsel mempunyai fasilitas olahraga yang lengkap dan berharap dalam waktu dekat ini atlet basket di Sumsel bisa go international,” ujar orang nomor satu di Sumsel ini.
Menurut Gubernur, Sumsel banyak memiliki atlet basket yang sangat berpotensi. Mereka ini nantinya bisa mendapatkan pembinaan khusus dari pihak NBA. Serta membawa basket di Sumsel dikenal banyak negara. “Bisa Go Internasional dan dikenal banyak negara atas prestasi yang diraih nantinya,” harap Alex.
Pengurus NBA di Hongkong, Jim Wong, mengaku takjub dengan fasilitas olahraga yang dimiliki Pemerintah Provinsi Sumsel.
“Pihak NBA akan mencari bibit-bibit atlet basket di Sumsel, yang berusia 8 sampai 14 tahun untuk kemudian mendapatkan pembinaan dari NBA,” ungkap Jim Wong.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya berencana datang ke Sumsel untuk sosialisasi dan mengedukasi atlet basket di sini. Tujuan dari itu untuk mencari 16 atlet berusia muda.
“Dari jumlah itu terdiri delapan laki-laki dan sebanyak delapan perempuan untuk dilatih NBA,” tutur Jim Wong.
Ia mengimbau Pemprov Sumsel menerapkan kurikulum pembelajaran basket ke jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat agar bibit-bibit atlet basket di Sumsel terus bertambah.
“Jadi, untuk memaksimalkan potensi atlet muda memang perlu kurikulum pembelajaran basket di sekolah-sekolah,” tukasnya.
Rekrut Pemain dari SMP
Dalam kesempatan berbeda, Gubernur Alex Noerdin menyarankan Perbasasi Sumsel untuk mulai rekrut atlet sofbol dan bisbol dari pelajar yang duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Hal itu agar Perbasasi Sumsel memiliki atlet yang andal.
“Rekrut pemain tidak hanya dari SMA. Mulailah rekrut dari SMP juga agar kita memiliki bibit atlet yang luar biasa,” ujar Alex saat pertemuan dengan Perbasasi Sumsel.
Dikatakan, saat ini Pemerintah Provinsi Sumsel memiliki venue bertaraf internasional. “Silakan gunakan ruangan yang ada di venue tersebut. Tapi saya minta tolong ruang tersebut dijaga. Perbaiki apabila ada fasilitas yang rusak,” tegas Alex.
Saat ini, lanjut dia, atlet Perbasasi Sumsel melakukan latihan di Jakabaring hanya Sabtu dan Minggu. Sedangkan hari lainnya berlatih di SMA Negeri 1 Palembang dan Universitas Sriwijaya karena lebih dekat dengan rumah para pelajar.
“Untuk latihan coba di-manage yang baik. Cari pelatih dari luar yang bagus bila perlu. Jadi kita harus berkembang. Jangan sampai tertinggal dengan yang lain,” ungkap Alex.
Sementara itu, Ketua Perbasasi Sumsel Asril Sadikin mengatakan, kedatangan pihaknya bersama jajaran ke Pemprov Sumsel untuk melaporkan progres setelah pelantikan beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan ini, Asril Sadikin menyampaikan jika Perbasasi Sumsel sudah mendapat tugas dari PB Perbasasi Pusat. Pada April mendatang, Sumsel menjadi tuan rumah Munas PB Perbasasi se-Indonesia yang diselenggarakan di Kota Palembang.
Kemudian di bulan Mei akan diselenggarakan kejuaraan sofbol putra se-Indonesia di Palembang. Pemenang akan dikirim ke Kanada pada Juli 2017 untuk mengikuti kejuaraan sofbol.
Pada Agustus mendatang juga akan diadakan liga seri kedua untuk mahasiswa di Palembang yang akan diikuti seluruh perguruan tinggi di Palembang. Hasil dari kejuaraan seri satu yang diadakan di Jawa Barat dan seri dua ini akan di gabung untuk mengikuti event Asia.
Selain itu, masih dikatakannya, Perbasasi Sumsel juga diminta Perbasasi Pusat mengadakan open tournament yang akan diikuti oleh negara-negara di Australia, Selandia Baru dan Asia.
“Kita nanti akan menjadi tuan rumah beberapa event besar. Tentunya event-event besar ini juga akan menunjang dalam Asian Games 2018,” pungkas Asril. #rio