Stasiun LRT Akan Bermotif Songket
Palembang, BP
PT Waskita Karya terus mengebut pengerjaan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT). Tiap stasiun LRT nantinya akan ada sentuhan lokal berupa motif songket.
“Nuansa dan kearifan lokal di LRT sangat terasa. Sebab meski LRT identik dengan modern, tetapi memperhatikan kearifan lokal,” kata Kepala Bidang Perkeretaapiaan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumsel Afrian Jhon, Minggu (22/1).
Rencana tersebut, lanjut dia, sudah diketahui oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Pemerintah Pusat. Bahkan, pihaknya juga sudah melakukan koodinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), serta PT Waskita Karya.
Menurutnya, sejauh ini soal stasiun masih dikaji potensi kemungkinan pengembangan dengan mengandeng pihak ketiga agar potensi stasiun dapat termanfaatkan dengan maksimal. Terutama untuk pembangunan stasiun yang berada di lahan Pemprov Sumsel.
“Ada sembilan stasiun yang berada di lahan Pemprov, seperti Stasiun Asrama Haji, Stasiun RSUD Pemprov Sumsel, Stasiun depan Dishub Sumsel dan lainnya,” kata dia.
Ia mengatakan, proses pengerjaan fisik pembangunan kereta ringan tersebut sudah 29 persen, sedangkan pemasangan pier dan pier head hampir 100 persen. Lalu, dari hasil rapat koordinasi dengan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai operator LRT, diketahui pemenang tender pengadaan gerbong LRT adalah PT INKA.
Dijadwalkan gerbong tersebut akan datang ke Palembang pada awal 2018. Untuk tahap awal, didatangkan dua gerbong dahulu mengingat LRT ada dua jalur. Mengenai spesifikasi gerbong, dirinya belum tahu persis. Sebab itu jadi kewenangan PT KAI.
“Yang pasti, spek-nya pasti sudah ada. Mengingat pengadaan gerbong dilakukan lelang. Tentunya pengembangan lokomotif memperhatikan hal-hal dan keamanan dan kenyamanan pengguna,” pungkasnya. #rio