Anggaran RS Pratama Rp40 Miliar Hilang

8

246019_09210222022015_uang_miliaranPalembang, BP

Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Selatan terkejut anggaran kelanjutan pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama di Sumsel senilai Rp40 miliar hilang.

Hal tersebut diketahui setelah anggota Komisi V DPRD Sumsel melakukan pengecekan pembangunan Rumah Sakit Pratama di Lubuklinggau senilai Rp10 miliar, yang hilang tanpa pemberitahuan.

“Anggaran untuk kelanjutan pembangunan rumah sakit umum Pratama di Lubuklinggau dari Bantuan Gubernur tahun 2016 yang besarnya Rp10 miliar hilang. Kita terkejut juga, kok bisa hilang,” kata anggota Komisi V DPRD Sumsel H Rizal Kenedi, Jumat (22/7).

Baca Juga:  Pemprov Tertibkan Tambang Pasir Liar

Politisi Partai Persatuan Pembangunan ini mengaku tidak tahu apakah hilangnya anggaran tersebut karena efisiensi atau tidak.

Bukan hanya Lubuklinggau, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) juga mengalami hal serupa. Anggaran kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Pratamanya senilai Rp10 miliar juga lenyap, lalu Muaraenim hilang Rp10 miliar, Pagaralam Rp2 miliar, dan Empatlawang Rp10 miliar.

Baca Juga:  Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel Turun  , Cek PETI di IUP PTBA Marak

“Kita akan panggil Dinas Kesehatan untuk mempertanyakan itu kalau memang ada efisiensi anggaran. Kita support tahun depan Rumah Sakit Pratama sudah bisa jalan. Lagian anggaran sudah dimasukkan tahun ini, tapi pada akhirnya bisa hilang. Itu kita pertanyakan ke Dinkes dan BPKAD, anggaran yang sudah dibahas di Komisi V bisa hilang, maksudnya tidak muncul,” katanya.

Baca Juga:  Pedagang Batu Akik Nyaris Disabet Pedang

Secepatnya rapat bersama antara Komisi V DPRD Sumsel, Dinkes Sumsel, dan BPKAD Sumsel segera digelar guna mengetahui keberadaan anggaran Rp40 miliar tersebut. #osk

 

Komentar Anda
Loading...