Puluhan Ribu Pelanggan PDAM Terganggu

33

Akibat Pipa Bocor

pipa-baru-pdam-lematang-bocor-3soPalembang, BP
Akibat pecahnya pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang, di depan gudang Waskita Karya Jalan Soekarno Hatta, Sabtu (10/6), puluhan ribu pelanggan di dua wilayah akan terganggu selama dua hari ke depan.

Direktur Operasional PDAM Tirta Musi Palembang Andi Wijaya mengatakan, pecahnya pipa di unit Karang Anyar dan Alang-Alang Lebar (AAL) mengganggu pengaliran air. Pasalnya normalisasi setelah perbaikan pipa dilakukan selama 2×24 jam.

Ia mengatakan, pihaknya meminta masyarakat untuk memaklumi gangguan pengaliran air bersih oleh PDAM tersebut. Akibat dari pecahnya pipa tersebut, 6.000 pelanggan di Karang Anyar dan AAL sebanyak 21.000 pelanggan mendapatkan dampaknya.

Baca Juga:  Irwan ST Layak Dampingi Amalindo di Pilkada PALI

“Sehubungan dengan pecahnya pipa bocor diameter 500 PVC yang ada di Jalan Soekarno Hatta atau di depan gudang Waskita Karya tersebut, sehingga mengganggu pengaliran di wilayah unit Karang Anyar dan AAL,” katanya, Minggu (11/6).

Untuk wilayah unit Karang Anyar, masyarakat yang terdampak yang berada di sekitar Jalan Soekarno Hatta, Tj Barangan, Macan Lindungan, Prameswara, Alamsyah Ratu Prawira Negara, Hulubalang, Tanjung Rawo, Bukit Baru 1 sampai dengan 3, komp BSI, dan sekitarnya.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Sumsel Minta Kerusakan Jalan Nasional di kabupaten Kota Butuh anggaran Besar

Untuk wilayah unit AAL yakni daerah Sultan Mahmud Badaruddin kanan dan kiri, Tanjung Api-Api (TAA), Kebun Bunga, Naskah, Surya Sakti, Sukarela, Soak kiri dan kanan, dan sekitarnya.

Pipa pecah terjadi hari Sabtu (10/6) pukul 15.00, dan langsung diperbaiki oleh petugas PDAM. Kemudian Minggu pagi (11/6) pukul 9.30 perbaikan selesai dilakukan. “Namun untuk normalisasi pengaliran di daerah ujung membutuhkan waktu 2 x 24 jam. Kami mohon maaf dan maklum atas gangguan pengaliran ini,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PDAM Tirta Musi Cikmit berjanji akan memaksimalkan layanan air bersih selama bulan Ramadhan. Untuk itu pihaknya sudah melakukan perawatan sejak sebelum Ramadhan guna kelancaran pelayanannya. Namun dia mengakui, Jaringan Utama Distribusi (JDU) bisa lancar beroperasi jika daya listrik bisa stabil atau tidak ada pipa bocor akibat kendaraan atau lainnya.

Baca Juga:  Bakso Solo Berseri Rayakan HUT ke-32 dengan Hidangan Gratis

“Kami harap pelanggan bisa maklum jika listrik sudah padam, maka itu akan menjadi kendala pengaliran air bersih. Kami akan minta PLN untuk stabilkan daya selama Ramadhan. Begitu juga ketika ada kebocoran,” jelasnya. #pit

Komentar Anda
Loading...