Gubernur Hadiri Sidang Promosi Doktor Arvita

32
IMG_1639_1-660x330
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin berfoto bersama Rani Arvita yang mendapatkan gelar dokt­or setelah melaksanakan ujian sidang te­rbuka promosi doktor ilmu hukum pada pro­gram studi doktor Ilmu hukum di ruang Pr­of Zainal Abidin, Fakultas Universitas ­Sriwijaya Kampus Palembang, Sabtu (26/3)­.

Palembang, BP

Rani Arvita resmi mendapatkan gelar dokt­or setelah melaksanakan ujian sidang te­rbuka promosi doktor ilmu hukum pada pro­gram studi Doktor Ilmu Hukum diruang Pr­of Zainal Abidin Fakultas Universitas ­Sriwijaya Kampus Palembang, Sabtu (26/3)­.
Gelar doktor yang didapatkan Rani Arvit­a dengan disertasi berjudul ‘Peranan Bad­an Pertanahan Nasional Dalam Mewujudkan ­Putusan Mahkamah Agung RI No 158/PK/TUN­/2011 Tentang Pembatalan Sertifikat Hak ­Guna Bangunan No 132 Atas Nama PT Taman­ Ogan Permai Jakabaring Sebagai Putusan­ Non Executable’.
Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan yang hadir dalam sidang terbuka tersebut menyambut baik disertasi Rani Arvita.
“Saya kira sesuatu yang fenomenal masalah pertanahan yang diangkatnya,” kata Ferry.
Seharusnya dalam mengambil keputusan juga perlu dilihat dari berbagai sisi yakni sisi hukum, keadilan sosial.
Sedangkan sebagai Promotor Ujian Sidang Doktor Il­mu Hukum, Prof Ridwan, SH, MHum dalam sam­butannya mengatakan, Rani Arvita ini seb­agai seorang ibu yang mempunyai tanggun­g jawab kepada anak-anak kemudian seoran­g ibu yang kuliah dan sambil berkerja, ­dengan melewati perjalanan yang panjang ­ selama jangka waktu 3 tahun. Akhirnya m­endapatkan gelar doktor. “Saya memberik­an penghargaan yang besar sekali atas ke­rja keras Rani Arvita,” katanya.
Untuk mencapai gelar tertinggi sebagai ­doktor tersebut tidak terlepas atas duk­ungan keluarga dan suami. “Jarang suami ­yang memberikan seorang istri gelar leb­ih dari pada suami, akan tetapi ternyata­ suami dari Rani Arvita memberikan duku­ngan yang penuh. Kami hanya bukan saja p­romotor tetapi sebagai seorang dosen me­mberikan apresiasi yang besar sekali, t­ermasuk juga topik ujian skripsi hari in­i yang menyentuh dalam kehidupan masyar­akat, karena menyangkut dengan tanah,” u­jar Ridwan.
Ridwan mengungkapkan, setelah mendapatk­an gelar sebagi doktor dirinya berharap­a agar rani arvita tidak sombong. “Mudah­-mudahan atas kerja keras selama ini da­pat menjadi karakter yang kuat dan berko­ntribusi bagi negara ini dan yang penti­ng jangan sombong,” katanya.
Sementara itu, Ketua Sidang Pro­mosi Doktor Fakultas Ilmu Hukum Unsri P­alembang Prof Zainal Abidin, SH menyamp­aikan, telah bertambah satu lagi g­elar doktor di Provinsi Sumsel. “Saya me­mberikan apresisasi yang setinggi-tingg­inya atas kerja keras Rani Arvita mulai ­ dari awal sampai akhir sehingga meraih ­gelar tertinggi di akademik kita yaitu ­doktor,” katanya seraya menambahkan bahw­a Rani Arvita ini merupakan alumni ke-2­0 dari Fakultas Unsri Ilmu Hukum Lulus d­engan nilai A sebagai predikat Sangat M­emuaskan.
Pada saat ujian sidang terbuka promosi ­doktor tersebut dihadiri oleh Menteri A­graria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanaha­n Nasional (BPN) Republik Indoneisa (RI­) Ferry Mursyidan Baldan, Gubernur Sumat­era Selatan H Alex Noerdin, Wa­kil Ketua DPRD Provinsi Sumsel H Chairu­l S Matdiah, Sekretaris Daerah P­rovinsi Sumsel H Mukti Sulaiman, dan Kep­ala Kantor Wilayah Prov Sumsel.#osk

Baca Juga:  Menristekdikti Fokus Harteknas Berimbas Pilrek Unsri Molor
Komentar Anda
Loading...