Parmusi Ancam Tinggalkan Djan Faridz

21

parmusi1Jakarta, BP

Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) mengancam meninggalkan Djan Faridz menyusul sikap dan pernyataan kontroversial  Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta itu terkait islah yang diinisiasi  Ketum Parmusi Usamah Hisyam.

“Selaku kader Parmusi  yang juga pengurus DPP PPP pimpinan Djan Faridz, kami  siap keluar dari kepemimpinan Djan Faridz karena sikap dan pernyataannya  berbahaya dan bisa menghancurkan PPP,” kata Syafrudin Anhar, Ketua DPP Parmusi  di Jakarta, Rabu (23/3).

Baca Juga:  Menpar Arief Yahya: Ini Lho 10 Kuliner Top di Banten

Menurut Syafrudin, hal itulah yang membuat mereka tidak rela PPP hancur atau  dihancurkan oleh siapa pun. Keberadaan PPP tidak bisa dilepaskan dari marwah  Parmusi, Perti, Nahdlatul Ulama (NU), dan Partai Syarikat Islam PSI. “Parmusi  merupakan perubahan dari Partai Muslimin Indonesia karena Parmusi kembali ke khittah setelah tidak berpolitik,” terangnya.

Syafrudin menambahkan,   ada  orang   menisbikan posisi dan peran Parmusi dalam PPP yang pada gilirannya memusnahkan PPP dalam kancah perpolitikan Indonesia. Padahal, ia meyakini  orang yang  tidak memahami sejarah  akan melemahkan sinergitas PPP baik antarelit pimpinan maupun akar rumput.

Baca Juga:  SMB IV Berharap Minat Masyarakat Belajar Sejarah Palembang Tumbuh

Sebagamana diketahui, Parmusi, dipimpin Ketum Usamah Hisyam, menginisiasi islah saat PPP konflik berkepanjangan antara kubu Djan Faridz hasil Muktamar Jakarta dan kubu Romahurmudzy hasil Muktamar Surabaya yang berlanjut masuk ranah hukum. Mahkamah Agung memutus   kubu Djan Faridz sah kendati menurut kader Parmusi sulit dilaksanakan, disusul putusan Kemenkumham dengan amar hasil Muktamar Bandung untuk melaksanakan Muktamar ke-8 dalam tempo enam bulan. #duk

Komentar Anda
Loading...