Di Bawah Tiang Pancang, Jokowi Bercerita Sejarah LRT

8
DSCN4113Palembang, BP
Presiden Joko Widodo tiba di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (3/3) sekitar pukul 12.45  dalam rangka kunjungan kerja.
Presiden Jokowi dan rombongan yang menumpang Pesawat Kepresidenan RI dari Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, setiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Presiden Jokowi langsung mengunjungi zona I pengerjaan light rail transit (LRT) dengan menggunakan mobil.
Turut mendampingi Presiden Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri PU, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan, Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki, dan Walikota Palembang Harnojoyo.
Presiden langsung mendapatkan penjelasan dari Menteri Perhubungan Ignatius Jonan  LRT dan menunjukkan maket LRT, selanjutnya Presiden menuju tiang pancang LRT.
Pada  kesempatan itu Jokowi juga menyampaikan sejarah proyek ini hadir di Palembang.
“September 2015. Gubernur (Alex Noerdin) sampaikan ke saya bahwa di Palembang sudah sebagian ruas jalan macet. Jadi ada usulan dari airport ke kota ada transportasi massal,” kata Jokowi.
Jokowi menyetujui. Asal masalah lahan disiapkan pemerintah provinsi. Sedangkan untuk konstruksi diurus pemerintah pusat.
“Gubernur setuju. Lalu keluar Perpres di November tentang LRT,” katanya.
Menurut Joko Widodo, LRT untuk jangka pendek untuk Asian Games 2018. Namun dalam jangka panjang untuk transportasi massal.
“Di seluruh Indonesia, transportasi massal diperlukan. Visi ke depan harus ada koneksi dari darat ke udara (bandara),” katanya.
Ia ingin dalam jangka panjang tidak lagi memberikan ruang besar pada mobil pribadi masuk airport dan kota. Untuk mewujudkan visi ini maka diperlukan kerjasama pusat dan daerah.
Selanjutnya Presiden makan di rumah makan Sri Melayu dan melanjutkan perjalanan mengecek jalan Tol Palindra. #osk

Baca Juga:  Kenaikan Dana Hibah Parpol Sumsel Diusulkan Naik Enam Kali Lipat, Aripin Kalender : "Apa Urgensinya"?
Komentar Anda
Loading...