Pembangunan Jembatan Rantau Bayur Mandek
Banyuasin, BP
Proses pembangunan jembatan Rantau Bayur mandek sebatas tiang pancang. Alasan pendanaan membuat pemerintah belum bisa melanjutkan pembangunan jembatan penghubung antar-kabupaten tersebut.
Tokoh masyarakat Rantau Bayur, Nachung Tajuddin, berharap pembangunan jembatan tersebut dapat dituntaskan pemerintah untuk menunjang aktivitas perekonomian masyarakat setempat.
“Karena sudah tiga tahun terahir progresnya belum memuaskan. 50 persen saja belum sampai sehingga kami mempertanyakan keseriusan pemerintah untuk pembangunan jembatan tersebut,” kata Nachung kepada BeritaPagi, siang ini.
Sejak dilakukan pemancangan tiang pertama oleh Bupati Banyuasin sebelumnya, Ir H Amiruddin Inoed, pembangunan jembatan tersebut dikatakan dia seperti mati suri. Padahal, banyak ekspektasi yang dilontarkan masyarakat di sana sejak pembangunannya dicanangkan.
Jika pun memang pendanaan minim, Nachung menambahkan seharusnya pemerintah getol mencarikan jalan keluarnya dengan meminta dana sharing dari pemerintah pusat atau pun Pemprov Sumsel.
“Seperti Pemprov Sumsel juga harus dilibatkan karena jembatan ini nantinya bisa menghubungkan Banyuasin dan Muara Enim. Jarak tempuh dua kabupaten akan lebih singkat jika bangunan jembatan nanti selesai dikerjakan,” kata dia.
Apalagi, Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki pernah berujar jika Pemprov Sumsel akan membantu pembangunan jembatan ketika pembukaan Banyuasin Expo Tahun 2014 lalu di Kota Pangkalan Balai. “Nah, apa realisasi dari pihak Pemprov kami belum tahu, jika mereka bantu tentu akan mempercepat penyelesaiannya,” kata dia.
Fungsi jembatan Rantau Bayur tersebut dikatakan dia sangat bermanfaat besar bag masyarakat. Dipastikan perekonomian masyarakat akan meningkat drastis dengan lalu lalang kendaraan. “Lagian aktivitas masyarakat selama ini hanya mengandalkan perahu untuk menyeberang sungai. Nah, kebutuhan jembatan memang sangat mendesak,” kata dia.
Sementara, Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian SH berujar jika pemerintah kesulitan untuk mendanai pembangunan Jembatan Rantau Bayur, sehingga bantuan pihak lain sangat dibutuhkan.
“Memang berat jika hanya mengandalkan APBD Banyuasin sehingga harus dibantu dengan dana dari pusat atau Pemprov Sumsel. Dan itu sedang kami perjuangkan,” katanya. #mew