9 Desa di Mura Sulit Dapat Sinyal
Muarabeliti, BP
Sedikitnya sembilan desa di wilayah Kabupaten Musirawas (Mura) belum merasakan dampak perkembangan jaringan telekomunikasi (tower). Kesembilan desa tersebut, yakni SP 6,7, 9 kawasan HTI, Kecamatan Muara Lakitan. Kemudian SP 6 dan Desa Muara Megang, Kecamatan Megang Sakti, Desa SP I dan Desa Sembatu Jaya, dan Desa Lubuk Pauh, Kecamatan BTS Ulu. Terakhir SP 6 dan SP 7, Kecamatan Muara Kelingi.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishukominfo) Mura Ari Narsa menjelaskan, sembilan desa yang belum merasakan dampak dari jaringan tower tersebar di empat kecamatan tepatnya di Kecamatan Muara Lakitan tepatnya di kawasan HTI, seperti SP 7, SP 6 dan SP 9.
Sedangkan di wilayah Kecamatan Megang Sakti terdapat di dua desa meliputi Muara Megang dan SP 6, sementara untuk Kecamatan Batas Ulu ada dua desa yakni SP I dan Sembatu Jaya serta Lubuk Pauh, terkahir di kecamatan Muara Kelingi ada dua desa yaitu SP6 dan SP 7.
“Daerah tersebut (blank spot sinyal) atau alias tidak ada sinyal sama sekali. Bahkan mereka harus naik di tempat yang lebih tinggi untuk mendapatkan sinyal. bahkan tidak segan-segan mereka naik ke atas pohon,” ujarnya, kemarin.
Dia tidak menampik kesembilan desa yang tidak ada sinyal tersebut secara wilayah sangat sulit dijangkau, karena medan untuk menuju berbukit dan susah di akses. “Secara tempat memang terisolir, dan medannya sulit, namun kita terus berupaya agar pembangunan tower di sana segera dipercepat, mengingat jaringal atau sinyal itu sekarang sudah termasuk kebutuhan utama khususnya untuk telekomunikasi” ujarnya.
Dia sudah meminta kepada provider untuk penguatan sinyal dan menambah jangkauan serta pemasangan tower baru di sembilan titik tersebut meskipun di Mura sendiri sudah mempunyai 109 titik tower yang tersebar di 14 kecamatan. Namun itu masih jauh dari kata cukup.#wan