Teliti Struktur Tanah Sungai Musi
Palembang, BP
PT Waskita Karya memerlukan waktu cukup panjang untuk meneliti struktur tanah di dasar Sungai Musi. Penelitian untuk pemasangan tiang pancang jalur light rail transit (LRT) atau kereta ringan dalam kota, yang nantinya akan melintasi permukaan sungai.
Site Manager LRT Zona 4 Asep Priyatna mengatakan, sebelum memulai pekerjaan jalur di atas Sungai Musi, pihaknya akan mengecek kondisi tanah dalam sungai. Pengecekan tersebut menggunakan teknologi sonar yang dimiliki Waskita Karya.
“Rencana awal penegakan tiang pondasi di Sungai Musi pada Maret mendatang, namun kita butuh waktu untuk meneliti struktur tanah di dasar sungai, untuk mengetahui seberapa dalam nantinya tiang pancang akan ditancapkan di sana,” katanya, Senin (22/2).
Asep mengatakan, ketinggian air Sungai Musi di titik tersebut mencapai 20 meter hingga ke dasar sungai. Pihaknya belum mengetahui keadaan dan apa saja yang ada di dalam air yang berpotensi menghambat pengerjaan sehingga penyelidikan harus dilakukan.
“Butuh waktu sekitar dua bulan lagi untuk menyelidiki keadaan tanah, Maret ini mulai penyelidikan struktur tanah dan mungkin Mei baru bisa penegakan tiang pondasi,” jelasnya.
Menurutnya, pihaknya pun saat ini tengah menunggu alat khusus untuk pemasangan tiang pancang di dalam air. “Alatnya berbeda dengan yang digunakan saat ini di darat, alatnya khusus untuk di sungai atau laut, kita masih tunggu alatnya,” ujarnya.
Dikatakannya, jalur LRT di atas Sungai Musi akan dibangun sepanjang 350 meter dengan jumlah dan direncanakan posisi tiang pondasi yang sama dengan tiang pondasi Jembatan Ampera. Dengan ketinggian sejajar dengan Ampera, jalur LRT tidak akan menempel dengan Jembatan Ampera. “Pada prinsipnya, jalur LRT itu tidak mengganggu Jembatan Ampera karena posisinya di samping,” ujarnya.
Dijelaskannya, pembangunan jalur di atas sungai akan dimulai dari pangkal jembatan di Seberang Ilir baru ke Seberang Ulu, meski teknisnya dalam pembahasan lebih lanjut. Pihaknya memastikan, pembangunan tidak akan mengganggu aktivitas pertokoan di kawasan Pasar 16 Ilir maupun lalulintas di atas Jembatan Ampera. Ada jarak 12 meter clearance antara jalur LRT dengan bangunan di sampingnya. #pit