7 Mantan Pj Bupati Tunggu Petunjuk Gubernur

15

mantan-pj-bupati-di-sumsel_20160222_110829Belum Ditempatkan di Jabatan Mana Pun

Palembang, BP

Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumsel yang terletakn di Jalan Kapten Piere Tendean, kedatangan tujuh mantan Penjabat (Pj) Bupati yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) eselon dua Pemerintah Provinsi Sumsel, Senin (22/2), pagi hari.

Mereka adalah Agus Yudiantoro, Richard Chahyadi, Riki Djunaidi, Maulan Aklil, Robby Kurniawan, Apriyadi, dan Yulizar Dinoto. Apriyadi mengungkapkan, kedatangan dirinya dan rekan sesama mantan Pj Bupati lainnya untuk melapor ke BKD Sumsel bahwa pihaknya sudah selesai bertugas di kabupaten.

Mereka pun telah mendapat SK Mendagri No 131.16-462 tahun 2016 tentang pemberhentian tugas sebagai Penjabat Bupati di daerah yang ditempatkan. “Sekarang kami kembali bertugas di Pemprov Sumsel. Untuk jabatan apa, saat ini kami masih menunggu keputusan gubernur,” tuturnya.

Dirinya dan yang lainnya pun menegaskan, dimana diberikan posisi jabatan, mereka siap bekerja sebagai PNS Sumsel. “Kalau saya pribadi ada berkeinginan untuk mencalonkan diri dalam Pilkada di Muba pada 2017 mendatang. Namun saat ini belum masih PNS dan masih mengabdi di pemerintahan. Nanti setelah ada penetapan dari partai dan KPU, maka saya akan mengundurkan diri sebagai PNS,” jelas Apriyadi.

Baca Juga:  Ratusan Peboler Bertanding di Leanpuri Cup 2023

Riki Junaidi menyebutkan dirinya pun masih menunggu tugas yang akan diberikan Gubernur Sumsel untuknya. Riki disebut-sebut akan menjadi Sekda Musirawas, tempat ia ditugaskan menjadi Pj beberapa waktu lalu. Mengomentari hal itu, Riki menjawab masih menunggu penugasan untuk dirinya. “Kalau memang diminta, saya siap,” jelasnya.

Begitupun dengan Maulan Aklil. Ia meminta untuk media menunggu proses penugasan untuk dirinya. Namun diakui Maulan, ia ada niat untuk mencalonkan diri dalam Pilkada di Babel, tanah kelahirannya. “Kalau ada kesempatan, saya mau. Namun masih menunggu izin dari Gubernur. Kalau diperbolehkan, saya akan mencalonkan diri ke Babel,” ungkapnya.

Berbeda dengan yang lain, Richard Chahyadi berujar dirinya masih memilih untuk menjadi PNS Pemprov Sumsel dan mengabdikan diri untuk kemajuan Pemprov Sumsel kedepannya. Sama halnya dengan Robby Kurniawan yang mengungkapkan masih ingin berkarier sebagai PNS di Pemprov Sumsel. “Saya belum ada pikiran mau mencalonkan diri untuk jadi Bupati/Walikota disana-disini, bekerja dulu saja sebagai PNS,” ujarnya.

Baca Juga:  Jelang Pit Stop 2026, Kilang Pertamina Plaju Gelar Doa Bersama dan Santuni Yatim

Terkait jabatannya di Karo Umum dan Perlengkapan, Robby menyebut masih menunggu penetapan dari Gubernur Sumsel. Saat ini, kata dia, sudah ada Plt Kepala Biro M Zaki Aslam yang mengurusi posisi yang dijabat Robby sebelumnya.

“Kalau saya terima saja apapun intruksi dari Gubernur. Kalau saat ini kan belum tahu, soalnya tidak mungkin ada dua pilot dalam satu pesawat,” ungkap Robby.

Sementara Agus, dirinya mendatangi Kepala BKD untuk melaporkan SK Mendagri yang memperpanjang tugasnya di Muratara selama 1 tahun 17 hari. Namun kini sekarang masa jabatan itu sudah berakhir.

Saat ini, jabatan Agus sebelum menjadi Pj Bupati Muratara yakni Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa telah ditempati oleh Yusnin secara defitif.

“Saya belum tahu ditempatkan di mana. Soalnya kita semua masih menunggu. Di mana pun ditempatkan, saya siap. Namun saya belum dapat informasi apa pun,” jelasnya.

Terkait isu dirinya akan menjadi pejabat di Muratara, ia menepis. Bahkan Agus menuturkan, kalaupun diminta Bupati Muratara yang baru, ia menolak. “Saya ingin mengabdi di Pemprov Sumsel,” jelasnya.

Baca Juga:  Kepala SKK Migas Tinjau PHR War Room dan Inspeksi Pengeboran WK Rokan

Yulizar Dinoto pun masih menunggu Gubernur Sumsel memberikan posisi untuknya. “Belum tahu, belum diputuskan. Yang pasti sekarang menjadi staf Setda Sumsel,” beber dia.

Namun prinsipnya, kata Yulizar, dirinya akan menerima apapun tugas yang diberikan. Ia mengakui selama menjabat Pj Bupati di Ogan Ilir, begitu banyak pengalaman dan pelajaran yang diambilnya dalam pemerintahan dan pembangunan.

“Lima bulan 10 hari sudah cukup bagi saya. Ini penuh dengan arti. Saya masih menunggu Gubernur Sumsel. Kalau pensiun, di akhir tahun ini. Sebelum itu, kalau Gubernur mempercayakan saya di SKPD apapun saya siap,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BKD Sumsel Drs Muzakir MM mengatakan, Kedatangan beberapa mantan Pj Bupati ke BKD Sumsel untuk melaporkan pasca bertugas di daerah beberapa waktu lalu. Namun untuk tugas berikutnya, para mantan Pj Bupati tersebut masih menunggu petunjuk Gubernur Sumsel.

“Kita belum tahu dimana saja posisinya dan menjadi apa. Yang pasti akan kita laporkan ke Gubernur Sumsel dulu,” tandasnya. #idz

Komentar Anda
Loading...