Hari Ini Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten

17
ahmad-naafi-sh-mkn-38347(1)Palembang, BP
Walaupun selisih perbedaan hasil perhitungan suara pilkada di tujuh kabupaten di Sumatera Selatan masih jauh mendekati 2%, kecuali pilkada di kabupaten Musirawas, Komisi Pemilihan Umum telah meminta kepada KPU provinsi dan KPU kabupaten untuk menyiapkan tim perselesihan hasil pemilu (PHP).
KPU kabupaten diminta untuk menyusun kronologis permasalahan atas potensi sengketa dengan memperhatikan adanya sengketa pemilihan atau sengketa tata usaha negara.
Komisioner KPU Sumsel Bidang Sosialisasi dan Hukum Ahmad Naafi mengatakan, tim yang sedang disiapkan baik di KPU provinsi maupun KPU kabupaten diberikan tugas terkait potensi masalah PHP pasca penetapan perolehan suara pasangan calon bupati/wakil bupati 2015.
Selain itu mereka akan diberikan tugas menyusun kronologis permasalahan dan menyiapkan lalu menghimpun bukti-bukti tertulis yang diterima dari penyelenggara di tingkat KPPS.
“KPU provinsi menyiapkan tim dan ruang helpdesk PHP yang akan digunakan menerima dan memonitor permohonan yang akan diterima dari Biro Hukum Setjen KPU RI. Begitu pula KPU di tujuh kabupaten di Sumsel,” katanya, Selasa (15/12).
Tim ini, lanjutnya, akan segera melaporkan kepada KPU RI. Menurutnya, salah satu tugas tim PHP adalah untuk penyusunan dan penyampaian jawaban termohon dan penyiaran alat bukti mengenai aktivitas scanning form C1 yang masih berlangsung. Hasil resmi akan diplenokan KPU kabupaten mulai 16 Desember ini dan scanning yang dilakukan merupakan bentuk transparansi KPU terhadap pemilih dan masyarakat bisa langsung mengaksesnya dengan lebih dahulu di Pilkada2015.kpu.go.id.
“Untuk proses scanning di tujuh kabupaten akan segera rampung dan sudah dilaporkan ke KPU RI setiap hari dan masyarakat bisa mengaksesnya,” katanya.
Sementara, Komisoner KPU Sumsel, Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Henni Susantih menambahkan, pelaksanaan pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota se-Sumsel telah berjalan lancar. “Seperti kita semua lihat, pilkada serentak bisa dikatakan lancar dan sukses. Ini juga kami lihat dari angka partisipasi pemilih yang meningkat,” katanya.
Data terakhir, tambahnya, angka partisipasi pemilih di Sumsel pada pilkada serentak pada tahun ini mencapai 70,03%. “Jika dibandingkan dengan pilgub tahun 2013 lalu hanya mencapai 66%. Tetapi jika dibandingkan dengan pileg dan pilpres lebih menurun karena waktu itu angka partisipasi pemilih mencapi 77%,” katanya.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah mengawasi salah satu kabupaten yang rawan perselisihan yakni Kabupaten Musirawas. “Kami sedang memantau situasi politik di Mura, karena selisih persentase suara pasangan calon sangat tipis. Sangat mungkin akan terjadi pelaporan untuk Pengajuan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP),” katanya.
Untuk tahapan Pengajuan PHP, ia mengatakan, akan dimulai tanggal 18 Desember mendatang. “Kami hanya menunggu jika ada salah satu pihak yang ingin mengajukan PHP ini, setelah itu baru akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.#osk
Baca Juga:  Polres OI Siagakan 500 Personel Amankan Rekapitulasi
Komentar Anda
Loading...