Semburan Sri Gunung Bermuatan Batubara

65

IMG_20151129_180116Sekayu, BP

Semburan lumpur hasil pengeboran sumur warga di Desa Sri Gunung,  Sungai Lilin, Muba yang terjadi Sabtu (28/11) lalu masih berlangsung.  Selain Lumpur, semburan sumur dari kedalaman 114 meter juga mengandung batubara.  Saat ini Camat Sungai Lilin  Ahmad Toyibir telah berkoordinasi dengan Dinas Pertambangan dan Energi Musi Banyuasin.

“Saat ini kita telah berkoordinasi dengan Distamben Muba untuk mengatasi semburan itu.  Terutama untuk menyisir gas ikutan yang dikhawatirkan akan berbahaya bagi warga sekitar, ” terang Ibir, Minggu, (29/11).

Baca Juga:  Pemkab Muba Rapat Sambut Peringatan HUT RI ke 76

Sementara itu Kepala Bidang Minyak dan Gas Distamben Muba Jexi Levin mengatakan, kandungan gas sedang diselidiki oleh PT Geominergi. Menurutnya, SKK Migas sudah dihubungi. “Selama tiga hari dilakukan observasi gas untuk melihat kandungan gasnya.  Jika benar ada kandungan batubara kemungkinan ada gas ikutan metan. Yang penting saat ini sudah di garis pengaman dan warga sudah diingatkan agar tidak memantikkan api di sekitar lokasi, ” terangnya.

Baca Juga:  Warga Muba Urunan Perbaiki Jalan Negara dan Provinsi yang Rusak

Ke depan, Jexi meminta warga untuk lebih hati-hati membuat sumur di formasi gas. Sebab area antara Sungai Lilin dan Bayung Lencir termasuk formasi Talang Akar yang merupakan formasi pengeboran minyak, gas, hingga batubara.

“Warga harus izin dulu untuk membuat sumur di formasi itu.  Pemkab Muba juga sudah mengeluarkan Perda sumur bawah tanah. Mestinya warga memenuhi syarat ini demi keamanan.  Perizinan di kantor satu atap BP3M dengan rekomendasi teknis dari Bidang Geologi Sumber Daya Mineral Distamben Muba,”  terang Jexi. # arf

Baca Juga:  Tok! Eksekutif dan Legislatif Muba Setujui RAPBD-P Muba 2021

 

Komentar Anda
Loading...