Target Honda Lumayan Berat
Palembang, BP
Kondisi perekonomian Sumatera Selatan (Sumsel) sedang tak kondusif akibat anjloknya harga komoditas karet dan sawit. Hal ini berimbas terhadap penjualan PT Astra Honda Motor (AHM).Honda berharap adanya perbaikan perekonomian di tahun mendatang.
Kepala Wilayah Astra Motor Sumsel Yohanes Pratama, Kamis (29/10) mengatakan, target penjualannya 126 ribu unit – 130 ribu unit hingga akhir tahun 2015 ini. Sementara realisasi sampai September baru 70-75 persen. Pihaknya masih tetap kejar target, meskipun kondisi ini sangat berat sampai akhir tahun. Apalagi saat ini terjadi musim kemarau dan asap sehingga mempengaruhi perekonomian yang sedang sulit.
Dalam lima tahun belakangan ini, menurut dia, kondisi pasar cenderung turun karena komoditi perkebunan yang juga sedang tidak baik dari sisi harga. Secara market sepeda motor nasional, dibandingkan tahun lalu di periode yang sama dari Januari – September, pasar sepeda motor turun 37-40 persen.
“Semua segmen mengalami hal demikian, tidak hanya Honda, tapi semuanya. Untuk Honda masih bisa bertahan karena adanya varian baru yang masuk. Dari 37-40 persen tersebut kita sekitar 20 persen,” katanya.
Menurutnya, tahun 2016, target penjualan Honda tidak akan setinggi tahun ini. Karena melihat kondisi ekonomi sedang tidak menentu. Tahun depan, diprediksi market mungkin akan seperti tahun ini. Pihaknya akan duduk bersama dengan nasional untuk tahun depan. Honda akan membicarakan kondisi seperti ini karena tidak hanya dialami Palembang tapi daerah lain.
“Evaluasi penjualan kedepan harapannya tahun depan upah minimum provinsi (UMP) naik dan pemerintah bisa mengeluarkan kebijakan positif. Juga investasi dan infrastruktur diperbaiki di tahun depan. Ini akan memberikan efek positif dan ada uang beredar. Kemungkinan 2017, kondisi ekonomi kembali normal dan mendekati Asian Games 2018,” katanya.
Saat ini, Honda masih menduduki market share cukup tinggi sekitar atas 63-65 persen. Hal ini karena kerja keras dari diler dan pers sehingga market naik dari 57 persen tahun lalu. “Semoga tahun depan tetap sama, jangan sampai turun, karena melihat kondisi saat ini,” ujarnya.
Meski kondisi pasar sedang tidak baik, Honda masih mengandalkan penjualan di tipe metik. “Segmen pasar metik masih tetap bagus, karena mendominasi penjualan dari total metik 60-63 persen, sport 11 persen,” katanya. Kedepannya untuk menghadapi pasar, pihaknya akan mengeluarkan beberapa tipe terbaru.#pit