ACSS Seleksi Pecatur Putri Untuk Pra-PON
Palembang, BP
Pertarungan 22 pecatur putri dari beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Selatan akhirnya menghasilkan tujuh nama yang bakal mewakili provinsi ini pada Pra-PON Catur Putri sebelum kemudian menuju PON Jabar 2016.
Seleksi pecatur putri yang dilakukan selama dua hari (21-22 Juni 2015) hingga malam tersebut dilakukan di Gedung Akademi Catur Sumatera Selatan (ACSS).
“Catur putra yang akan ikut Porwil sudah diseleksi. Sedangkan catur putri untuk Pra-PON, baru saja kita mengambil tujuh nama terbaik di seleksi kali ini,” ujar Direktur ACSS Mursili, Selasa (23/6).
Tujuh pecatur yang akan mewakili Sumsel di Pra-PON nanti adalah Alivia, Alicia, Nyimas Sonya, Nyimas Shieta, Wulandari, Xena Loren, dan Audiali.
Dikatakan, Pengurus Besar (PB) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) belum menentukan tempat dan waktu Pra-PON catur putri. Namun begitu, pihaknya tetap akan melakukan persiapan sejak dini.
“Seleksi ini memang sengaja kami lakukan meskipun tempat Pra-PON belum ditentukan. Kami ingin pecatur Sumsel lebih siap menghadapi Pra-PON,” harap Mursili.
Lebih lanjut ia mengatakan, perkembangan catur di Indonesia cukup pesat. Beberapa provinsi punya andalan yang wajib diperhitungkan. Kendati demikian, Sumsel lebih mewaspadai pecatur-pecatur senior asal Sumatera Utara, Jambi, dan Riau pada Pra-PON nanti.
“Selain Sumut, Jambi juga Riau menjadi musuh berat Sumsel. Akan tetapi kita tetap optimis bisa minimal meloloskan dua dari tujuh pecatur yang turun di Pra-PON,” tukasnya.
Proses seleksi atlet, dikatakan dia, dilakukan sangat ketat. Peserta harus melalui tujuh babak dalam waktu dua hari. Diharapkan para pemenang merupakan pecatur yang benar-benar terbaik. “Kita ingin hasil yang terbaik dari seleksi ini. Sebab mereka akan membawa nama Sumsel,” ujarnya. O sug