Atlet Silat Sumsel TO di Thailand

20

Palembang, BP—Tim pelatih pencak silat Sumatera Selatan tampaknya tak ingin bermain-main dalam membidik medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jawa Barat. Demi mencapai target tersebut, atlet silat Sumsel akan dikirim ke Thailand untuk mengikuti try out (TO).

“Kita tidak akan main-main. Kita ingin mengulang prestasi PON 2008 di Kaltim dengan membawa pulang medali emas,” kata pelatih silat Sumsel, Abas Akbar, Rabu (3/7).

Baca Juga:  27 Tim  Ikuti Turnamen Bola Volly Antar DPC Partai Demokrat Se Sumsel

Dikatakan, prestasi Sumsel sempat jatuh pada PON 2012 Riau dengan hanya mengoleksi dua perunggu. Hal tersebut takkan terulang di Jabar 2016. “PON 2012 Riau kemarin, bukan saya yang latih. Kalau 2016 nanti, saya yang berwenang. Jadi saya ingin belajar dari pengalaman 2008. Saya berharap dapat dukungan penuh KONI Sumsel,” ujarnya.

Menurut dia, KONI Sumsel jangan hanya menuntut para atlet untuk meraih medali emas. Akan tetapi harus diseimbangkan dengan apresiasi.

Baca Juga:  PSSI Sumsel Jaring Pemain Muda

“Untuk meraih emas harus kerja keras dan butuh pengorbanan. Jangan hanya menuntut emas. Program meraih itu juga mesti disetujui,” tegas Abas, yang baru saja membawa kontingen Muba meraih juara umum cabor pencak silat Porprov X di Lubuklinggau, belum lama ini.

Dipilihnya Thailand menjadi tempat try out, menurut Abas, lantaran negara tersebut merupakan pencetak pesilat-pesilat juara dunia.

Baca Juga:  Atlet Tagih Janji KONI Sumsel

“Thailand terkenal keras dalam mendidik atlet silatnya. Saya ingin menanamkan mental itu pada anak-anak sehingga mereka akan lebih siap saat tampil di PON nanti,” ujarnya.

Ia menilai PON merupakan ajang prestise nasional. Hasil akhir multieven tersebut akan menjadi tolok ukur prestasi tiap provinsi. “Jadi sudah selayaknya induk organisasi olahraga provinsi mendukung penuh,” tukasnya. # sug

Komentar Anda
Loading...