Pelabuhan 35 Ilir Terbengkalai

22

Palembang, BP

Saat ini, tak ada aktivitas di Pelabuhan 35 Ilir. Setelah tidak diperbolehkan truk bertonase di atas 5 ton meniti jalan di kawasan Gandus, kini aset pemerintah tersebut terbengkalai.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Laut (Hubla) Angkutan Sungai dan Penyeberangan (ASDP) Dinas Perhubungan Kota Palembang Syafrudin mengatakan, pasca beroperasinya Pelabuhan Tanjung Api Api pernah ada pemasukan dari bongkar muat truk karet yang sebagian besar aktivitas angkutnya ke kawasan Gandus.

Baca Juga:  Kapolda Sumsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Musi 2025, Fokus Penurunan Kecelakaan Lalu Lintas

Namun karena akses jalan, lambat laun terjadi kerusakan. Jalan pun tidak boleh dilalui lagi. “Rata-rata truk yang beraktivitas di atas 5 ton, ketika truk tidak boleh melintas di jalur yang biasa dilewati, praktis tidak ada aktivitas bongkar muat lagi di sini,” ujar dia, Senin (20/4).

Safrudin menjelaskan tidak ada pemasukan sama sekali dari pelabuhan ini semenjak truk dilarang melintas di kawasan Gandus, sebab tidak memungkinkan bagi pengusaha karet untuk bongkar muat menggunakan pick up. Mengingat biaya operasional akan tinggi jika menggunakan truk kecil.

Baca Juga:  Hilirisasi Industri TAA Untuk Kemajuan Sumsel

Pihaknya tidak bisa berbuat banyak ketika pengusaha memilih untuk menyetop operasional bongkar di Pelabuhan 35 Ilir. Namun akan dilakukan rehab pelabuhan untuk dimanfaatkan sebagai gedung serba guna. Diharapkan nantinya fasilitas pemerintah ini dapat menghasilkan PAD. #ren

Komentar Anda
Loading...