Palembang, BP- Dalam momentum Hari Raya Idulfitri, jajaran pengurus DPW PKB Sumatera Selatan melakukan kunjungan silaturahmi ke dua pondok pesantren, yakni Pondok Pesantren Sabilul Hasana dan Pondok Pesantren Aulia Cendikia.
Ketua DPW PKB Sumsel, Nasrul Halim, mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus saling memaafkan pasca-Ramadan.
“Kami mendatangi dua pondok pesantren ini untuk bersilaturahmi dan memohon maaf jika selama ini terdapat kekeliruan dalam interaksi,” ujarnya usai kegiatan, Selasa (24/3/2025).
Anggota DPRD Sumsel yang akrab disapa Alung ini menambahkan, kunjungan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan dengan para ulama dan tokoh pesantren. Menurutnya, para kiai merupakan figur penting yang selama ini menjadi sumber nasihat dan arahan bagi perjalanan organisasi.
Ia menegaskan, keberadaan PKB di Sumatera Selatan diharapkan terus memberi manfaat, khususnya bagi warga Nahdlatul Ulama (NU). Oleh karena itu, masukan dari para kiai dinilai sangat penting dalam menjaga arah perjuangan partai.
Dalam kesempatan tersebut, Nasrul Halim juga menyampaikan bahwa pendiri Pondok Pesantren Sabilul Hasana, KH Muhammad Mudaris, merupakan salah satu tokoh sepuh NU sekaligus deklarator PKB di Sumatera Selatan. Ia juga termasuk tokoh yang direncanakan akan diberangkatkan umrah oleh DPW PKB pada pertengahan tahun ini.
Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Aulia Cendikia adalah KH Hendra Zainudin yang juga menjabat sebagai Ketua PWNU Sumsel.
Pada kesempatan yang sama, Nasrul Halim turut memohon doa dari para kiai dan warga Nahdliyin agar kepengurusan DPW PKB Sumsel periode 2026–2031 dapat menjalankan amanah dengan baik.
Ia berharap seluruh jajaran pengurus diberikan kekuatan, kesabaran, dan kelancaran dalam menjalankan roda organisasi, sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Selain itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.#udi