Walikota Palembang Akan Gelar Uji Kelayakan Dirut PDAM Tirta Musi, Oka Wiryadi Siapkan Strategi “Smart Water Utility”

64
Oka Wiryadi Kurniawan (BP/udi)

Palembang,BP- Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa direncanakan akan melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap tiga calon Direktur Utama (Dirut) Perumda PDAM Tirta Musi Palembang, Selasa (4/11/2025).

Tiga nama yang akan menjalani uji kelayakan tersebut yakni Muhammad Azharuddin, Oka Wiryadi Kurniawan, dan Teddy Andriansyah.
Berdasarkan informasi yang diterima, proses fit and proper test akan dimulai pukul 14.00 WIB, dibagi menjadi tiga sesi berdurasi 20 menit masing-masing, hingga pukul 15.00 WIB.
Salah satu calon Dirut, Oka Wiryadi Kurniawan, menyampaikan harapannya agar hasil seleksi nanti dapat mempercayakan dirinya untuk memimpin PDAM Tirta Musi.
“ Karena kita ingin Dirut PDAM Tirta Musi ini sebagai buah yang memang dihasilkan dari bibit yang baik ,kalau memang buahnya baik  mudah-mudahan dari bibit yang baik , kalau dari bibit tidak baik maka buahnya juga agak busuk dikit, aku pribadi ingin menjadi bibit yang baik sehingga menghasilkan buah yang baik , aku ingin pak Wali melihat aku bibit yang baik sehingga Ketika beliau memetik buahnya tidak ragu lagi karena memang ini buah yang baik karena di rawat dengan baik , diurus dengan baik oleh pak Wali , oleh kawan kawan, OPD, pemerhati, LSM dan lain-lain  di pantau , kalau ada hama dibersihkan  itu harapanya kolaborasi, karena mereka semua itu adalah dalam satu sistim ,” katanya, Minggu (2/11/2025).
Dalam mengikuti seleksi ini karena  dirin memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan
pelayanan air bersih yang adil, modern, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat
Palembang.
“Sebagai putra daerah dan profesional di bidang manajemen serta pelayanan publik, saya
melihat Tirta Musi memiliki potensi besar untuk menjadi “Smart Water Utility” yang
mendukung visi Palembang Smart City. Motivasi saya bersifat objektif — bukan sekadar jabatan, melainkan panggilan untuk memberikan kontribusi nyata dalam transformasi Perumda menjadi perusahaan daerah yang sehat, inovatif, dan berintegritas tinggi,”katanya.
Oka mengaku dalam menghadapi Fit And Profer test ini dirinya tidak memiliki persiapan khusus.
“ Saya juga belajar mengetahui air bersih, air kotor dan air limbah, jadi harus mengadaptasi , karena kerjaan aku juga ngurus distribusi  tapi dulu distribusi semen alatnya mobil, kalau sekarang distribusi air , alatnya pipa, tujuanya barang sampai ke pelanggan  dengan selamat  dengan tidak ada gangguan, begitu juga air sampai ke konsumen dengan kondisi air bersih  sesuai dengan harapan ,”katanya.
Oka mengaku  dirinya tidak berjanji muluk -muluk jika terpilih  namun dirinya dari dulu ingin semuanya berjalam dengan  terencana , terukur, terstruktur dan keberlanjutan.
Sedangkan terencana , artinya akan membuat program 100 hari kerja , terukur ,semuanya harus terukur, jangan kita bicara oh  dalam setahun 100 tahun tersalurka khan tidak mungkin, jadi kita harus realistis saja dan struktur artinya bertahap 100 hari dari 100 hari kita pilih lagi 30 hari pertama , 30 hari kedua baru nanti 100 hari selanjutnya, semuanya harus realistis,” katanya.
Berbicara realistis, Oka mengaku harus melakukan audit internal dulu, tapi jika diberikan target , dirinya siap melaksanaan dengan 100 hari pertama nanti baru bicara setahun pertama dan baru bicara tahun ketiga .
“ Tapi saya janji bahwa satu tahun periode lima tahun  pertama saya ini 100 persen harus terpenuhi semua distribusi air , sesuai dengan visi dan misi pak Walikota  karena pak Walikota punya program 100 persen pendistribusian air, kita support itu , kita ini bagian dari pak Walikota untuk menjalanan kepuasan pelanggan dari sisi pengadaan airnya,”katanya.
Sebagai putra daerah yang berpengalaman di bidang manajemen dan pelayanan publik, ia menilai PDAM Tirta Musi memiliki potensi besar untuk menjadi perusahaan air modern berbasis teknologi.
“Saya melihat Tirta Musi dapat menjadi Smart Water Utility yang mendukung visi Palembang Smart City. Ini bukan sekadar jabatan, melainkan panggilan untuk berkontribusi nyata dalam transformasi perusahaan daerah yang sehat, inovatif, dan berintegritas tinggi,” alumnus S1 Teknik Mesin Universitas Sriwijaya (Unsri) ini.
Dalam menghadapi uji kelayakan, Oka mengaku tidak memiliki persiapan khusus, namun bertekad untuk menjalankan kinerja yang terencana, terukur, terstruktur, dan berkelanjutan.
“Kita akan menyusun program 100 hari kerja yang realistis dan terukur. Semua target harus jelas dan bisa dievaluasi secara bertahap,” kata Oka yang memiliki segudang pengalaman kerja ini.
Oka juga menyatakan dukungannya terhadap program Wali Kota Palembang yang menargetkan 100 persen pendistribusian air bersih bagi seluruh masyarakat.
“Saya berkomitmen mendukung visi dan misi Pak Wali. Dalam lima tahun pertama, saya ingin memastikan seluruh jaringan distribusi air dapat tersalurkan dengan baik demi kepuasan pelanggan,” tegasnya.
Oka memaparkan sejumlah program unggulan inovatif yang siap diterapkannya jika dipercaya memimpin PDAM Tirta Musi diantaranya
Digitalisasi Sistem Operasional (Smart Water System):
Penerapan sistem SCADA dan GIS untuk mengontrol produksi dan distribusi air secara real-time serta menekan tingkat kebocoran jaringan.
Smart Customer Service:
Transformasi layanan pelanggan berbasis digital melalui aplikasi “Tirta Smart App” untuk memudahkan pelanggan mengecek tagihan, melapor gangguan, dan menyampaikan pengaduan secara online.
Green Water & Renewable Initiative:
Pemanfaatan energi terbarukan seperti panel surya di instalasi pengolahan air, serta efisiensi penggunaan air baku untuk mendukung prinsip green utility.
Program “Air untuk Semua”:
Kolaborasi dengan pemerintah kota dan CSR perusahaan dalam memperluas akses air bersih bagi masyarakat berpenghasilan rendah, rumah ibadah, dan fasilitas sosial.
Zona Integritas & Zero Corruption:
Penerapan sistem e-Procurement dan e-Budgeting, audit internal independen, serta pembentukan budaya kerja berintegritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Rencana Strategis 2025–2030: “Smart Water, Smart People, Smart Service”
Dalam rencana strategis lima tahunnya, Oka menargetkan PDAM Tirta Musi menjadi “Smart Water Utility” berbasis teknologi, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Beberapa fokus utamanya meliputi:
Smart Water: Menekan kebocoran air di bawah 20%, memperluas cakupan layanan hingga 90%, dan memastikan kualitas air sesuai standar WHO & SNI.
Smart People: Menerapkan HRIS, e-learning, dan KPI digital untuk meningkatkan kompetensi dan produktivitas pegawai.
Smart Service: Layanan pelanggan digital terintegrasi, dengan target kepuasan pelanggan minimal 90% dan waktu tanggap keluhan maksimal 24 jam.
Oka juga berkomitmen memperkuat sinergi antara PDAM Tirta Musi dengan Pemerintah Kota Palembang, DPRD, masyarakat, dan stakeholder lain.
Ia menilai kolaborasi menjadi kunci dalam pengelolaan air bersih dan limbah kota, termasuk perluasan pembangunan IPAL komunal di seluruh kecamatan serta penerapan sistem Smart Water Management.
“Saya percaya, dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh insan Tirta Musi, perusahaan ini bisa menjadi simbol pelayanan publik yang transparan, modern, dan menyejahterakan rakyat Palembang,” pungkasnya.#udi
Baca Juga:  Claudia Wirahadi Siap Tonjolkan Pariwisata dan Kekhasan Sumsel
Komentar Anda
Loading...