Jelang Pilpres 2024, PPP Sumsel Terus Lakukan Konsolidasi

150
(BP/udi) Agus Sutikno

Palembang, BP- Semakin dekatnya jadwal tahapan pemilu 2024 , DPW PPP Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan konsolidasi  bersama DPC  terutama terkait kebutuhan organisasi PPP tentang Lajnah Pemenangan Pemilu Wilayah (LP2W), LPJ dan badan saksi dan lembaga advokasi.

“ Alhamdulilah hampir semua  DPC sudah  menyelesaikan apa yang diinginkan  atau dibutuhkan  organisasi melalui  PO No 7 tahun 2022 , Insya Allah DPW dan DPC selesai, “ kata Ketua DPW PPP Sumsel Agus Sutikno, Selasa (15/11).

Selain itu hingga saat ini PPP belum menentukan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan di dukung dan diusung dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Baca Juga:  Ketika Petinggi TNI AD Tolak Pengangkatan Bambang Utoyo Menjadi KASAD

Agus Sutikno menilai wacana-wacana yang muncul dari apakah kader dan pengurus PPP pihaknya sangat menghargai tapi pada akhirnya sebagai organisasi ditingkat wilayah / cabang  , tentu  akan mengikuti putusan partai.

“ Kita berharap  DPP dapat secara arif memutuskan  didalam pencalonan capres dan cawapres , yang pertama adalah bagaimana pengaruh atau manfaat bagi partai dan sepanjang dukungan terhadap calon presiden berdampak positip atas kenaikan suara dan kursi PPP , kami ditingkat wilayah/cabang akan mengikuti, sebab memang DPW dan DPC ini eksekutif  ditingkat provinsi dan kabupaten kota, keputusannya di tingkat pusat,” katanya.

Baca Juga:  Sri Mulyani Akan Ungkap Harta Tak Wajar 69 PNS Kemenkeu Pekan Depan

Untuk kader PPP di tingkat provinsi dan kabupaten kota di Sumsel  menurutnya untuk fokus bagaimana meningkatkan perolehan suara dan kursi PPP di Provinsi dan kabupaten kota dan pusat.

“ Bahwa penetapan capres dan cawapres tentu kita menunggu DPP untuk memutuskan dalam forum dibenarkan oleh AD/ART dengan mempertimbangkan suara,  aspirasi DPW dan DPC, karena jangan sampai terjadi salah fokus, nanti di tingkat wilayah dan cabang kita diskusi fokus capres dan cawapres tapi justru kursi DPRD kabupaten kota melayang, justru sebaliknya  kita harus berupaya sekuat mungkin kursi kabupaten kota itu  meningkat dari tahun 2019, itu  yang kita ikhtiarkan saat ini,” katanya.#udi

Komentar Anda
Loading...