“Bisnis Media Online Masih Menguntungkan”
#Media Gathering dan Pembukaan Media Kompetisi FJM Sumsel Berkerjasama Dengan SKK Migas Sumbagsel Tahun 2022

Palembang, BP- Media Gathering dan Pembukaan Media Kompetisi Forum Jurnalis Migas (FJM) Sumatera Selatan (Sumsel) berkerjasama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumbagsel tahun 2022 resmi di buka di Hotel Golden Tulip, Bandar Lampung, Selasa (19/7) oleh Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan.
Acara dihadiri Manager Komunikasi Humas Andi Ari Pangeran, Chief Executive Officer (CEO) Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) Agus Sulistiyono , Ketua FJM Sumsel Octaf Riyadi , Ketua PWI Sumsel yang juga sekretaris FJM Sumsel Firdaus Komar, pimpinan K3 wilayah Sumsel , anggota FJM Sumsel.
Sebanyak delapan puluh media dari berbagai daerah di Sumatera Selatan yang tergabung dalam wadah Forum Jurnalis Migas (FJM) mengikuti kegiatan tersebut di Propinsi Lampung selama tiga hari dari tanggal 19 Juli hingga 21 Juli 2022.
Sedangkan kompetisi media akan berlangsung hingga 19 Agustus 2022, dengan tema sinergitas pers dan SKK Migas KKKS dalam efek berganda berganda industri hulu migas.
Chief Executive Officer (CEO) Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) , Agus Sulistiyono membuka diskusi dengan topik cara membangun media digital yang dapat menghasilkan keuntungan.
Menurut Sulis, panggilan akrab Agus Sulistiyono, media digital yang dibangun dengan prinsip kolaborasi dan gotong royong.
Menurutnya ada 48.000 jumlah media tahun 2019 merupakan potensi yang luar biasa.

Model bisnis baru dengan kolaborasi media baru ini, Menurutnya bisnis media akan dijalankan jika menguntungkan dan membukukan profit. Jika terus rugi, pasti perusahaan media tersebut akan gulung tikar.
Dia mengakui, sudah terjadi tranformasi digital dimana bisnis media arus utama sedang tidak baik baik saja. Namun menurutnya jangan pula membenturkan media sosial dengan media arus utama karena kedua saling mengisi dan melengkapi.
Untuk itu menurutnya dalam mengembangkan media khususnya media online harus 4 pilar inovasi yaitu bisnis model, bisnis prosesnya, revenue model dan cara membuat konten.
Dia mencontohkan, Rekor revenue 2021 mitra PRMN Rp 4,3 milyar per tahun, yaitu BeritaDIY.com dan Portaljember.com.
Riset pelaku bisnis masih optimis bisnis media online bisa menguntungkan namun menurutnya permasalahannya adalah masalah bisnis media, kemampuan merespons industri media saat ini masih minim, modalnya tidak besar, alat ikut teknologi tidak memadai, revenue kecil semuanya harus di atasi.
Permasalahan lain yang harus diselesaikan adalah perencanaan bisnis minim, media kecil tidak besar jika tidak memikirkan pengembangan teknologi dan infrastruktur.
Kelemahan terjadi lantaran pengetahuan bisnis minim, struktur, SDM dan biaya kemampuannya minim.
“Harus ada inovasi, pembaca tumbuh 13-15 persen, internet user berbasis ke daerah. Lalu programmatic, bentuk teks maupun video iklan, pengembangan digital media, meliputi Wartawan + IT, sales dan marketing team ditambah back office ,” katanya.
Kepala Perwakilan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sumbagsel, Anggono Mahendrawan, menjelaskan sesuai dengan Pasal 6 UU No 40 tahun 1999 tentang pers peran pers nasional sangat penting. Oleh karena itu terciptanya informasi dari SKK Migas dan KKKS menjadi tugas media agar disampaikan masyarakat.
Anggono menyadari saat ini selain tuntutan dalam melakukan tugas dan fungsi pers, media juga memiliki tugas untuk tetap hidup dan memiliki nilai jual. Pekerja media memberikan yang terbaik bagi masyarakat, pada bagian lain media harus bekerja secara profesional, seimbang akurat dan tanggung jawab.
Salah satu peran media dalam membantu SKK Migas dalam pemberitaan ilegal Drilling, sehingga menjadi tugas dalam mencari solusi yang tepat. Peristiwa vandalisme yang dialami KKKS tentu akan memberi ruang untuk memperjelas persoalan yang tepat.
Ketua FJM Sumsel Octaf Riyadi memuji SKK Migas yang terus berkolaborasi dengan media di Sumsel yang tergabung dalam FJM serta mendukung Media Kompetisi tahun 2022 ini.
“Kita sadari terjadi penurunan kualitas wartawan, kenapa karena kawan-kawan biasa menerima rilis berita tapi dengan adanya lomba-lomba yang di gelar SKK Migas ini , teman-teman berpacu untuk menjadi yang terbaik,” katanya. Acara dilanjutkan malam harinya makan bersama.#osk