Usia Kedua Tahun , Sanggar Tari Sang Putri Sriwijaya Semakin Maju

175
Sanggar Tari Sang Putri Sriwijaya yang di pimpin Beby Johan Saimima yang berada dalam binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Selatan (Sumsel) merayakan Ulang Tahun ke dua tahun di Cape Bukit Seguntang, Palembang, Sabtu (19/3) sore.(BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Sanggar Tari Sang Putri Sriwijaya yang di pimpin  Beby Johan Saimima yang berada dalam binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Selatan (Sumsel) merayakan Ulang Tahun ke dua tahun di Cape  Bukit Seguntang, Palembang, Sabtu (19/3) sore.

Selain menggelar doa bersama, pemotongan kue,  kegiatan dilanjutkan ziarah ke makam-makam bersejarah yang ada di Bukit Seguntang dengan di pandu sejarawan Sumsel Kemas Ari Panji.

Turut hadir sekretaris Sanggar Tari Sang Putri Sriwijaya  yang juga budayawan  Sumatera Selatan (Sumsel) Vebri Al Lintani, budayawan Palembang Heri Mastari, sejarawan  Sumsel, Kemas Ari Panji, aktivis dan budayawan Palembang Ali Goik, sejumlah seniman kota Palembang dan para penari dan orangtua penari Sanggar Tari Sang Putri Sriwijaya.

Baca Juga:  Pertamina Patra Niaga Dan Pemkot Palembang Perkuat Silaturahmi, Bahas Optimalisasi Aset Untuk Kemajuan Kota

 

 Sekretaris Sanggar Tari Sang Putri Sriwijaya Vebri Al Lintani  didampingi pimpinan Sanggar Tari Sang Putri Sriwijaya Beby Johan Saimima mengapresiasi kegiatan ini.

“ Mudah-mudahan setelah yang kedua ini kita  kedepan bertambah maju, pesertanya makin banyak dan kegiatannya makin baik, kemarin kita dua tahun ini  terkendala pandemi Covid-19 tapi sebelum pademi masih mengadakan kegiatan,” katanya.

       Mengenai ziarah ke makam-makam bersejarah yang ada di Bukit Seguntang dengan di pandu sejarawan Sumsel Kemas Ari Panji menurutnya anggota Sanggar Tari Sang Putri Sriwijaya kebanyakan anak-anak sehingga mereka perlu tahu sejarah Bukit Seguntang.

Baca Juga:  Polrestabes Palembang Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Kurang Mampu

“ Bukit Seguntang ini banyak makam-makam para tokoh di Sumatera Selatan, makanya kita kenalkan dengan mereka, jadi salah satu  visi sanggar ini kita tidak boleh melupakan sejarah dan mengenalkan sejarah kepada  anggota sanggar ini,”katanya.

Dia berharap besar dengan anggota sanggar Tari Sang Putri Sriwijaya yang kebanyakan anak-anak sebagai generasi penerus  melalui sanggar ini  mereka tidak hanya belajar tari tapi juga pengetahuan  budaya dan kesenian-kesenian lain sehingga mereka bisa sukses , paling tidak walaupun anak-anak ini tidak menjadi seniman kedepan tapi mereka bisa unggul di bidangnya  masing-masing karena mereka memiliki pengetahuan tentang seni.

Baca Juga:  Izin Pasar Malam di BKB Tidak Ada, Polrestabes Palembang Sebut Hanya Membackup Keamanan

“ Pengetahuan seni itu bukan sekadar pengetahuan ingin tampil tapi pengetahuan tentang kehidupan,” katanya.

Sedangkan budayawan Palembang Heri Mastari dan sejarawan  Sumsel, Kemas Ari Panji mengucapkan selamat dan sukses kepada Sanggar Tari Sang Putri Sriwijaya yang merayakan Ulang Tahun ke dua tahun.

“ Semoga menjadi lebih baik dan anak-anak didiknya  berkembang dan berkiprah di dunia kesenian dan kebudayaan, selamat ulang tahun yuk Beby,” kata Kemas Ari Panji.#osk

 

Komentar Anda
Loading...