SD dan SMP di Palembang Disarankan PTM Selama 3 Jam

56
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto. (BP/IST)

Palembang, BP – Dinas Pendidikan Kota Palembang, Sumatera Selatan, sarankan penambahan jam belajar untuk siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

SD dan SMP dikota Palembang disarankan melangsungkan pembelajaran selama tiga jam per hari selama masa pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto di Palembang, Rabu (13/10).

Baca Juga:  Bidik Peningkatan Penelitian dan Pengabdian, Polsri Gelar Conference Internasional

“Itu dilaksanakan bila kondisi memungkinkan. Tidak ditemukan klaster baru seperti selama PTM yang sedang berlangsung sebulan terahir ini,” kata Zulinto.

Menurut dia inisiasi pembelajaran selama tiga jam per hari itu dilaksanakan selama dua shif menggantikan desain pelaksanaan PTM terbatas dari tiga shif pembelajaran selama dua jam per hari sehingga materi yang diberikan kepada siswa bisa lebih optimal meskipun dilakukan secara terbatas.

Baca Juga:  Woodball Siap Tampil di PON Papua

“Tentu kami harus melakukan observasi terlebih dahulu pada semester ini, atau paling tidak semester depan atau Desember nanti bisa diujicobakan dan secara bertahap,”ujarnya.

Meskipun demikian, Zulinto mengatakan pelaksanaan tetap merujuk pada surat keputusan Kementerian Pendidikan Pendikan tetang PTM terbatas dan surat edaran Gubernur Sumatera Selatan.

Jumlah siswa dalam satu kelas tetap hanya 50 persen dari kapasitas maksimal dan dikombinasikan dengan pembelajaran secara daring.

Baca Juga:  Ketua DPD RI Imbau Sekolah Tatap Muka Dilakukan Bertahap

“Kami terus berkordinasi dengan setiap penyelenggara sekolah untuk merealisasikan penambahan jam belajar ini,” tandasnya. #ric

Komentar Anda
Loading...