Risma Marah-marah, Rocky Gerung: Mestinya Direcall PDIP

52
Rocky Gerung, menanggapi aksi marah-marah Mensos Risma. (BP/IST)

Jakarta, BP – Penilaian Rocky Gerung ini terkait aksi Risma yang marah-marah di depan publik.

“Mestinya dia direcall oleh partai yang mendukung dia tuh, karena partai tetap ngotot, jadi PDIP sebetulnya yang mesti ambil semacam inisiatif, jangan Pak Jokowi. Jangan Pak Jokowi, nanti blundernya kemana-mana,” tutur Rocky Gerung seperti dikutip pada YouTube Channel miliknya, Senin, (4/10/21).

Rocky Gerung juga menyarankann PDIP untuk meminta maaf atas kelakukan Risma yang dianggapnya melanggar etika publik dan budaya bangsa Indonesia yang lembut dan bersopan santun.

Baca Juga:  Dampak Jembatan Ambruk di Sumsel, AHY Dorong Penegakan Hukum Tegas terhadap ODOL

“Jadi kalau PDIP peka, mesti PDIP yang langsung kasih pengumuman, minta maaf kader kami itu melanggar etika publik, melanggar semacam perjanjian cultural bahwa bangsa inilah adalah bangsa yang sopan santun. Kan itu bertentangan dengan promosi kita kan. Promosi kita mengatakan, datang ke Indonesia, ini bangsa yang lemah lembut, sopan santun. Sementara Risma, menunjukkan hal yang sebaliknya. Mestinya soal semacam ini yang dievaluasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Ketua Umum PBSI Sumsel Fauzi Amro: Roadshow PBSI Cari Bibit Muda hingga ke Kabupaten/Kota

Selain itu, Rocky Gerung juga menyebut bahwa yang dilakukan Mensos Risma tidak baik bagi pertumbuhan sektor pariwisata di Gorontalo.

“Sandi misalnya sebagai Menteri Pariwisata harus punya poin bahwa ini buruk. Sementara Gorontalo itu mau dijadikan sebagai pusat baru pertumbuhan pariwisata. Jadi lepas dari hal-hal yang sifatnya cultural juga ini Citra buruk buat Indonesia,” ujarnya.

Menurut Rocky Gerung, Presiden Joko juga semestinya memberi sinyal bahwa dia kurang menyukai perbuatan pejabatnya yang marah-marah di depan publik dan melanggar etik.

Baca Juga:  Inilah Nomor Urut Calon Walikota Palembang , Fitrianti No 1, Ratu Dewa No 2, Yudha Pratomo No 3

“Tapi, tentu Presiden Jokowi enggak punya keahlian Itu kan untuk bicara di publik demi menegur seseorang yang melanggar etik. Sebab, Jokowi sendiri juga sebetulnya lakukan hal yang sama. Kemarin soal Menteri Kesehatan itu kan juga kasar. Menegur menteri kesehatan soal dia sidak apotik dengan obat,” tandas Rocky Gerung. #rid

Komentar Anda
Loading...