Soal Pemecatan Lanjutan, MF Ridho : Kewenangan DPP Partai Demokrat

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) MF Ridho
Palembang, BP
Pasca Partai Demokrat memecat Marzuki Alie, Sofwatillah Mohzaib bersama lima kader lainnya secara tidak hormat. Tujuh kader tersebut dianggap terlibat dalam upaya pengambilalihan kepemimpinan partai.
“DPD Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan jajaran hingga tingkat bawah patuh dan loyal terhadap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang memang legitimasinya melalui mekanisme yang sesuai AD/ART Partai Demokrat pada saat pemilihannya melalui kongres ke V Partai Demokrat,” kata Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Sumsel , MF Ridho, Senin (1/3).
Mengenai adanya pemecatan lanjutan, menurut Ridho itu kewenangan DPP Partai Demokrat termasuk informasi mengenai hal tersebut.
“Kita di daerah belum dapat informasi siapa lagi,” katanya.
Sebelumnya, MF Ridho memastikan DPD dan seluruh DPC Partai Demokrat se-Sumsel sudah bertanda tangan di atas materai Rp12 ribu yang isinya tunduk dan taat kepada kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat AHY.
“Namanya orang kecewa pasti tidak ada yang benar di mata dia, kita lihat justru sekarang Partai Demokrat ini elektabilitasnya naik, sekarang sudah nomor 3, dengan elektabilitas nomor 3 maka Demokrat berusaha untuk digoyang,” kata Ridho.
Ia mengaku, pihaknya tetap tunduk dan taat kepada aturan partai dan tunduk pada kepemimpinan AHY, dan kepemimpinan Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel Ishak Mekki.
“Sanksi tegas kepada kader yang terlibat sepanjang ada alat buktinya,” katanya.#osk