2021, Masjid Raya Sriwijaya Senilai Rp286 M Dibangun, MF Ridho Minta Jangan Tidak Diselesaikan Tepat Waktu

38
BP/DUDY OSKANDAR
Ketua Komisi IV DPRD Sumsel MF Ridho

Palembang, BP

Di Rancangan-APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran 2021 dianggarkan dana sebesar Rp286 milyar untuk pembangunan fisik Masjid Raya Sriwijaya.

Bedanya, apabila sebelumnya pendanaan masjid yang berlokasi di Kawasan Jakabaring dan digadang-gadang bakal menjadi masjid termegah di Kawasan Asia Tenggara ini diserahkan kepada Yayasan Masjid Raya Sriwijaya.

Kali ini, Pemprov Sumsel turun tangan langsung membantu pendanaan untuk penyelesaian pembangunan fisiknya.

Hanya saja, dengan alokasi anggaran dari pos anggaran Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pemukiman ( PU Perkim) Sumsel ini diimbau agar betul-betul di-manage waktunya, jangan sampai tidak dapat diselesaikan tepat waktu.

Baca Juga:  Ini Penjelasan Mudai Madang Terkait Masjid Raya Sriwijaya

“Kami meminta Pak Gubernur perlu terus mem-briefing instansi teknis dalam hal ini Dinas PU Perkim yang bertanggungjawab akan pembangunan Masjid Sriwijaya ini. Karena penganggaran untuk pembangunan ini hasil plotting. Jangan sampai tidak bisa terserap karena kalau sampai terjadi ini bukan sebuah prestasi yang baik,” kata Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, MF.Ridho,ST,MT, di sela-sela rapat paripurna XXII pembahasan RAPBD Sumsel TA 2021, Selasa  (24/11).

Baca Juga:  TAPD Sumsel Akui Salah Anggarkan  Belanja Bagi Hasil Cukai Tembakau Tahun 2019

Selain itu menurut  Ketua Fraksi Partai Demokrat Sumsel ini, sepengetahuan dirinya anggaran pembangunan Masjid Raya Sriwijaya senilai Rp286 milyar ini yang terbesar sepanjang terbentuknya Dinas PU Perkim Sumsel.

Tanpa bermaksud meragukan pekerjaan ini akan dapat diselesaikan tepat waktu politisi berlatar sarjana Teknik Sipil ini juga menyebut pembangunan fisik Masjid Raya Sriwijaya yang full konstruksi dengan tingkat kesulitan tinggi.

Ridho melihat berkaca akan proyek penimbunan lahan bakal kantor Pemprov Sumsel di Kawasan Keramasan dengan anggaran yang jauh dibawah Masjid Raya Sriwijaya hanya sebesar Rp145 milyar yang sampai saat masih dalam pengerjaan.

Baca Juga:  Rumah Eddy Hermanto Tersangka Masjid Raya Sriwijaya Digeledah

“Start awalnya untuk proyek penimbunan yang kami bilang agak terlambat,kenapa baru dikerjakan sekarang. Padahal cuma sebatas penghamparan tanah dan pasir dan perataan. Padahal batas akhir proyeknya hingga akhir Desember mendatang,” kata Ridho.

Meski begitu, Ridho mendoakan agar proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu karena tahun depan dianggarkan lagi dana untuk pengerjaan pondasi tiang pancang dengan anggaran sebesar Rp20 milyar.#osk

 

 

Komentar Anda
Loading...