Penanganan Covid-19 Jangan Berlebihan

Wakil Koordinator Satgas Lawan Covid- 19 DPRD Sumsel Juanda Hanafiah
Palembang, BP
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko, menyoroti isu kenakalan rumah sakit terhadap pasien meninggal selama pandemi Covid-19. Dia menilai harus ada tindakan serius agar isu yang menimbulkan keresahan pada masyarakat ini segera tertangani.
“Definisi ulang perlu dilihat kembali, tentang kematian. Jangan semua kematian itu selalu dikatakan Covid-19, karena Covid-19,” kata Moeldoko usai bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Kantor Gubernur Jateng, Kamis (1/10).
Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) H Juanda Hanafiah menilai yang menetukan positip atau negatip seseorang Covid-19 adalah bukan pemerintah tapi pihak rumah sakit.
“ Tapi perlu diwaspadai, saya pikir diwaspadai tapi memang berlebihan juga tidak boleh , karena dampak dari informasi itu membuat masyarakat jadi bingung,” kata politisi PAN ini, Minggu (4/10).
Namun semua itu menurutnya lebih kearah tehnis , tehnis itu mestinya yang bertanggungjawab itu pihak kesehatan dan memang untuk kasus covid-19 yang perlu diwaspadai disamping yang postip covid-19 juga yang belum keluar hasil swab.
“ Kalau belum keluar hasil swab gejala mengarah kesana kalau tidak dilakukan secara prosedur covid-19 takutnya barang itu covid sehingga menularkan orang lain,” katanya.
Jadi memang menurutnya semua pihak harusnya masing-masing sesuai prosedurnya.#osk