Karhutla di Sumsel Menurun

“Alat dan peralatan harus segera di inventarisir mana yang kurang,” katanya.
Palembang, BP
Danrem 044/Gapo Brigjen Tni Jauhari Agus Suraji S.I.P, S.Sos mengakui angka kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya .
“ Setiap informasi BMKG, setiap tahun genap itu tahun kemarau basah dan kita harapkan tahun 2020 ini relatif kecil berkaitan karhutla,” katanya, Rabu (12/8).
Selain itu pemantauan karhutla tahun 2020 menurut mantan Kapendam II Sriwijaya ini , pemantauan akan terus dilakukan sampai akhir tahun.
Justru menurutnya kota Palembang yang sering terjadi kebakaran yang cukup besar.
“Kita Palembang dalam seminggu ini saja sudah empat kali kebakaran hutan, walaupun itu kebakaran rumah, “ katanya.
Selain itu pihaknya juga telah menemukan inovasi baru dalam karhutla dengan menggunakan air 5 sampai 7 liter dengan campuran O3 dan desinfektan bisa memadamkan api di lahan gambut.
“Semua kabupaten dan kota memang di stresing oleh Gubernur hanya 10 kabupaten termasuk salah satunya kota Palembang,” katanya.
Selain itu dia melihat karhutla di Sumsel tergolong aman.
“ Walaupun kemarin ada empat titik api yang cukup besar ada di Muba , di Muaraenim dan ada di OKI , alhamdulilah kesadaran masyarakat bahu membahu kita memadamkan itu , butuh waktu satu hari, kebakara dapat kita antisipasi,” katanya.#osk