Peringatan 2 Tahun Wafatnya SMB III Prabu Diraja Berlangsung Hikmad

95
BP/IST
Suasana acara haul wafatnya , ayahhandanya yaitu Raden Haji Muhammad Sjafei Diradja Bin Raden Abdul Hamid , Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja , Minggu (8/9) di Istana Adat Kesultanan Palembang  Darussalam di Jalan Sultan M Mansyur, 32 Ilir, Palembang.

Palembang, BP

Sultan Mahmud Badaruddin  IV, Djaya Wikramo RM  Fauwaz Prabu Diradja SH Mkn menggelar acara haul wafatnya , ayahhandanya yaitu Raden Haji Muhammad Sjafei Diradja Bin Raden Abdul Hamid , Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja , Minggu (8/9) di Istana Adat Kesultanan Palembang  Darussalam di Jalan Sultan M Mansyur, 32 Ilir, Palembang.

Baca Juga:  Cegah Peredaran Narkoba, Polda Sumsel Bentuk Komunitas Virtual Mang PDK Bersinar

Acara dimulai dengan pembacaan surah Yaasin dan doa bersama acara berlangsung khidmat.

Dalam  peringatan tersebut juga dihadiri ratusan dari ulama-ulama kota Palembang, pejabat dan kalangan masyarakat umum.

Sultan Mahmud Badaruddin  IV, Djaya Wikramo RM  Fauwaz Prabu Diradja SH Mkn  mengatakan, kegiatan ini untuk memperingati 2 tahun wafatnya  Raden Haji Muhammad Sjafei Diradja Bin Raden Abdul Hamid , Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja tepatnya pada 7 September 2017 lalu dan telah di makamkan di kawasan pemakaman Kesultanan Palembang Darussalam , Kawah Tekurep, Palembang.

Baca Juga:  SMB IV Ikuti Ziarah Dalam Haul ke 8  Syekh Zawawi Idzhom di 1 Ilir Palembang

Sebagai anak cucu menurutnya harus selalu mengingat kebaikan dan jasa-jasa Raden Haji Muhammad Sjafei Diradja Bin Raden Abdul Hamid , Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja.

“Beliau yang mempertahankan agar Benteng Kuto Besak untuk tidak jadi mall,  yang mengusulkan uang Rp10 ribu , yang memulai kamus bebaso Palembang, ide-ide budaya beliau ada untuk meningkatkan dan mempertahan budaya Palembang yang ada , jangan sampai punah,” katanya.#osk

Baca Juga:  Gerindra Sumsel Targetkan Menang di 7 Pilkada Serentak

 

Komentar Anda
Loading...