Peringatan 2 Tahun Wafatnya SMB III Prabu Diraja Berlangsung Hikmad

Suasana acara haul wafatnya , ayahhandanya yaitu Raden Haji Muhammad Sjafei Diradja Bin Raden Abdul Hamid , Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja , Minggu (8/9) di Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam di Jalan Sultan M Mansyur, 32 Ilir, Palembang.
Palembang, BP
Sultan Mahmud Badaruddin IV, Djaya Wikramo RM Fauwaz Prabu Diradja SH Mkn menggelar acara haul wafatnya , ayahhandanya yaitu Raden Haji Muhammad Sjafei Diradja Bin Raden Abdul Hamid , Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja , Minggu (8/9) di Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam di Jalan Sultan M Mansyur, 32 Ilir, Palembang.
Acara dimulai dengan pembacaan surah Yaasin dan doa bersama acara berlangsung khidmat.
Dalam peringatan tersebut juga dihadiri ratusan dari ulama-ulama kota Palembang, pejabat dan kalangan masyarakat umum.
Sultan Mahmud Badaruddin IV, Djaya Wikramo RM Fauwaz Prabu Diradja SH Mkn mengatakan, kegiatan ini untuk memperingati 2 tahun wafatnya Raden Haji Muhammad Sjafei Diradja Bin Raden Abdul Hamid , Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja tepatnya pada 7 September 2017 lalu dan telah di makamkan di kawasan pemakaman Kesultanan Palembang Darussalam , Kawah Tekurep, Palembang.
Sebagai anak cucu menurutnya harus selalu mengingat kebaikan dan jasa-jasa Raden Haji Muhammad Sjafei Diradja Bin Raden Abdul Hamid , Sultan Mahmud Badaruddin III Prabu Diradja.
“Beliau yang mempertahankan agar Benteng Kuto Besak untuk tidak jadi mall, yang mengusulkan uang Rp10 ribu , yang memulai kamus bebaso Palembang, ide-ide budaya beliau ada untuk meningkatkan dan mempertahan budaya Palembang yang ada , jangan sampai punah,” katanya.#osk