Masyarakat Gandus dan Pulokerto Perlu Perbaikan Jalan

17

Palembang, BP

 

Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) dapil I kota Palembang, Kartak Sas mengatakan, jalan mulai kawasan Musi II hingga Gandus yang kini kondisi “ Babak Belur” dimana kondisinya sebagian hancur .

“ Jalan itu sempat separuh di cor separuh tidak, jadi mobil yang lewat itu naik turun naik turun, ngecornya itu misalnya 5 kilo itu 500  meter di cor lalu 100 meter enggak di cor, jadi khan naik turun-naik turun , kalau ada ibu-ibu hamil khan susah,” katanya  usai melakukan reses perseorangan di Hoktong Plaju, Senin (10/12).

Baca Juga:  PWI Pusat Gelar Orientasi Jelang Pengukuhan Pengurus 2025–2030

      Keluhan lainnya dari perumahan kota ke kawasan Griya Asri jalannya hancur.

“ Ketiganya di Pulokerto itu karena truknya besar-besar masuk , ibu-ibu dan anak anak sekolah itu susah jalan, termasuk lampu jalan, drainase kurang diperhatikan , nanti kita sampaikan kepada Walikota Palembang, karena itu masuk ranahnya ranah walikota,” katanya.

      Soal lampu jalan selama ini yang bayar bukan pemerintah tapi rakyat dan di Pulo Kerto sedikit sekali lampu jalannya sehingga sesuai banyak terjadi pencurian, banyak yang pacaran tak ketahunan,” katanya.

Baca Juga:  8 Rumah Terbakar di Palembang, Ini Penyebab Kebakaran

Soal banyaknya pengusaha karet di Hoktong, Palembang menjual 100 persen karet keluar negeri menurutnya tidak benar karena secara aturan 20 persen karet harus djula kenegeri

“Nanti kita kaji ulang dan berkonsultasi dengan jajaran berwenang di pemerintah,  perusahan itu itu bagaimanapun ingin mendapatkan modal kecil tapi untung sebesarnya tapi apapun juga  perusahaan karet harus diperhatikan di dalam negerijuga  , paling tidak kita buat pabrik ban, kalau perlu Gubernur kerjasama, kita Sumsel ini luar biasa karetnya  di Sumsel, dalam 20 persen itu  3500 ton perbulan itu baru satu hoktong, hoktong ada enam di Hoktong  di Palembang, jadi 20 persen dari 3500 itu 700 , 700 kali 6 jadi 4200 ton perbulan  bisa kita produksi ban, kita komunikasikan dengan Gubernur sekarang , kalau kita buat BUMD buat pabrik ban, tidak usah beli ban di luar kota,” katanya.

Baca Juga:  Satgas TMMD Ke 104, Kembali Timbun Jalan Penghubung Kampung Pulokerto Menuju Kampung Sungai Lacak

Selain itu pemerintah dan perusahaan karet juga ikut andil dalam mendidik petani dalam menghasilkan karet yang berkualitas tinggi. #osk

 

Komentar Anda
Loading...