100 Ranjang Kelas III RSUD Siti Fatimah Dalam Proses Kerjasama Dengan BPJS

Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) berkunjung kerumah sakit milik Pemprov Sumsel RSUD Siti Fatimah pekan lalu di pimpin Ketua Komisi V DPRD Sumsel MA Gantada.
Palembang, BP
Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) berkunjung kerumah sakit milik Pemprov Sumsel RSUD Siti Fatimah pekan lalu di pimpin Ketua Komisi V DPRD Sumsel MA Gantada.
Menurut Sekretaris Komisi V DPRD Sumsel Syaiful Fadli kalau rumah sakit tersebut memiliki luas 52 ribu m2 dg ketinggian 50 meter (11 lantai) menghabiskan Rp 500 milyar lebih.
“Dan masih beberapa lantai lagi yang masih proses finishing,” katanya, Minggu (14/10).
Kedepan menurut politisi PKS ini diharapkan RSUD ini semoga biss menjadi solusi untuk masyarakat yang sering tidak memdapatkan kamar.
“Karena ada 100 ranjang untuk pasien kelas III dan sekarang lagi dalam proses kerja sama dengan BPJS,” katanya.
Sebelumnya Kadinkes Sumsel, Lesty Nuraini menambahkan, RSUD Siti Fatimah ini baru berumur tiga bulan setelah peresmian gedung dan sudah mulai beroperasi. “Umurnya baru seumur jagung tetapi kita sudah mulai beroperasi dengan berbagai pelayanan dengan 11 program prioritas seperti halnya poli, UGD, dan rawat jalan. Selain itu, kita juga sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” katanya.
Dijelaskannya, untuk karyawan di RSUD Siti Fatimah sudah mencapai 280 orang yang sudah melalui rekrutmen tahap ke 2 tahap. Sedangkan untuk posisi Direktur Utama saat ini masih kosong dan masih tahap seleksi. “Di rekrutmen seleksi tahap terakhir ini sudah ada sekitar 1000 pendaftar. Setelah diseleksi di tahap akhir ini untuk posisi Dirut akan segera dipilih,” katanya.
Sebelumnya, pada 23 Juni 2018 lalu Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia dan Gubernur Sumsel sudah terlebih dahulu meresmikan gedung rumah sakit yang saat itu masih bernama RSUD Sumsel.#osk