Untuk Bebas Asap, Sumsel Dalam Posisi Siaga Merah

57
BP/DUDY OSKANDAR
Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Penanggulangan Bencana Alam, H Yulizar Dinoto

Palembang, BP
Staf Khusus Gubernur Sumsel Bidang Penanggulangan Bencana Alam, H Yulizar Dinoto mengatakan, pihaknya bersama Korem Gapo, pihak perkebunan dan HTI sepakat untuk bersama-sama membantu pelaksanaan daripada Sumsel bebas asap dengan pada posisi siaga merah dari tanggal 20 Juli hingga 25 Juli 2018.
“Dengan sandi , operasi darat , yaitu operasi Pati Geni (terdiri TNI/Polri , masyarakat setempat dan instansi terkait) dari selama 50 hari, di 56 desa yang diprediksi rawan dengan kebakaran hutan dan lahan di Sumsel dan operasi ini selama 24 jam menjaga areal itu agar tidak terbakar, “katanya, Selasa (24/7).
56 Desa tersebut menurutnya, terdiri dari desa yang berada di OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, Muaraenim, Muba dan PALI,” Yang asapnya berpotensi masuk ke Palembang khususnya Jakabaring di jaga selama 24 jam,” katanya
Selain itu operasi darat juga dilakukan operasi udara yang dalam waktu singkat akan ditambah armada yang sekarang ini ada empat helikopter akan ditambah menjadi enam helikopter menjadi 10 helikopter paling lambat akhir bulan ini.
“Disamping ada operasi penegakan hukum plus penyuluhan,” katanya.
Pihaknya meminta semua perusahaan perkebunan dan HTI bersama –sama menjaga lahan dan kebun, hutan punya mereka dari karhutla, dan siaga bersama-sama regu pemadam kebakaran dan membantu operasi pati geni.
Sedangkan Ansyori, Plt Bagian Tanggap Darurat BPPD Sumsel usai Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian Karhutbunla di lingkungan Perusahaan, Perkebunan dan Hutan Tanaman Industri (HTI) bertempat di Balai Prajurit Markas Korem 044/Gapo Jln. Jenderal Sudirman KM. 4,5 Palembang, Selasa (24/7) mengatakan, kalau hot spot di Sumsel tetap ada dan terkendali.
“Hot spot tentative , data Lapan tidak terlalu up date dan itu sebagai informasi dan untuk real timenya kita tetap melakukan patrol darat dan udara, untuk helikopter ada lima unit dan kita minta agar ditambah karena menjelang Asian Games untuk efektivitas patrol kita tingkatkan,” katanya.

Baca Juga:  Satu Keluarga Keracunan Asap Genset, Satu Meninggal Dunia

Untuk hot spot tersebar di beberapa kecamatan,” Kalau lahan terbakar akibat hot spot 360 hektar di Cinta Jaya dan Layu Labu, OKI semua,” katanya sembari mengatakan karhutla masih terkendali. #osk

Komentar Anda
Loading...