Bidik Basket Pemula Lewat Turnamen

49
BASKET: Pembukaan Tournamen basket kota Palembang Open 2017 yang digelar di lapangan basket PTC Mall, Kamis (21/9). Foto: BP/SUGIARTO
Palembang, BP – Iklim basket di Sumsel belakangan kian meredup, apalagi cabang olahraga ini tak dikompetisikan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), multi event yang digelar Sumsel selama dua kali setahun.
Alhasil, pembinaan pun hanya pada jam terbang yang beraifat single event melalui open dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) atau pun club basket yang ada di Sumsel.
Berangkat dari hal tersebut, tokoh pemuda M Hidayat bekerja sama dengan Persatuan Basket Indonesia (Perbasi) Kota Palembang menghelat single event basket open tournament M Hidayat Cup di lapangan basket PTC Mall, 21 Oktober-1 Oktober 2017.
“Saya adalah pebasket, dan saya ingin pebasket di Palembang ini bisa terus tumbuh. Bagaimana caranya, salah satunya adalah dari kompetisi ini. Jadi tujuan kita adalah, menjaring pebasket pemula,” terang M Hidayat usai membuka tournament bersama Pengurus Perbasi Kota Palembang, Kamis (21/9).
Sambung dia bahwa diharapkan dari 25 tim yang duel dan terdiri dari 17 tim putra dan 8 tim putri ini, Pengurus Perbasi Kota Palembang melalui tim tallent scoutingnya bisa melihat mana yang bakal menjadi benih atlet. Sehingga pada gilirannya mampu memperkuat Palembang atau pun Sumsel. “Di ajang Kejurnas, Liga, atau pun PON,”harapnya.
Artinya, kompetisi ini menurut Dayat menjadi ajang batu loncatan bagi mereka pemula untuk menunjukkan hasil latihan mereka baik otodidak maupun pembinaan club di sekolahnya.
Pasalnya, ke depannya ajang bergengsi antar pelajar di kota Pempek bakal dibuat lebih dijadikan kompetisi lanjutan dengan konsep liga.
“Jadi ini kan sistem gugur, khusus mereka akan meraih tiket, nanti dipenghujung tahun akan kita gelar dengan format liga karena kita ingin kompetisi berkelanjutan,”terangnya.
Senada dengan itu disampaikan, Wakil Ketua Persatuan Basket Indonesia (Perbasi)  Palembang,  Adi Imam bahwa diakui kompetisi basket jarang digelar di Palembang. Sehingga wajar melihat antusias remaja untuk ikut kompetisi.
“Artinya kita sangat apresiasi dan dukung kompetisi semacam ini. Apalagi ini khusus bagi pemula dalam hal ini pelajar,”terang dia.
Tentu selama kompetisi berlangsung dikatakan Adi Imam akan dilakukan pemantauan kepada kontestan yang bakat dan skillnya berpotensi menjadi pebasket profesional. “Kita berharap minat pebasket generasi muda terus berjalan, baik melalui ekskull, klub maupun kompetisi,”pungkasnya. #sug
Baca Juga:  Cina Taipei Enggan Bertanding di Indonesia Pada Laga Kualifikasi Piala Asia
Komentar Anda
Loading...